Liputan5news.com - Jember, Kondisi Jalan Provinsi Jawa Timur ruas Desa Keting – Desa Jombang, Kabupaten Jember memprihatinkan. Sejumlah titik jalan mengalami kerusakan parah berupa lubang dan aspal mengelupas, hingga memicu keluhan dari para pengendara.
Pantauan di lapangan, Sabtu (1/8/2026) pukul 08.25 WIB, kerusakan paling terlihat di wilayah Kecamatan Jombang. Tepatnya di Jl. Lumajang - Jember, Dusun Wringinsari, Desa Padomasan, Kecamatan Jombang.
Terlihat aspal jalan bergelombang, berlubang, dan bahu jalan yang sudah berubah menjadi tanah. Kerusakan tersebut memaksa pengendara motor dan mobil berjalan zig-zag untuk menghindari lubang.
"Sudah lama rusaknya mas. Kalau malam bahaya, lubangnya tidak kelihatan. Motor bisa oleng," ujar salah satu pengendara motor yang melintas.
Keluhan serupa juga disampaikan pengendara mobil. Mereka harus mengurangi kecepatan secara drastis karena takut ban pecah atau kaki-kaki kendaraan rusak.
Jalan tersebut merupakan jalur provinsi yang menjadi akses utama penghubung Kabupaten Jember dengan Lumajang. Setiap hari dilintasi kendaraan pribadi, angkutan barang, hingga bus antarkota.
Kerusakan jalan ini dikhawatirkan mengganggu kelancaran distribusi logistik dan aktivitas ekonomi warga. Selain itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terutama saat hujan dan malam hari.
Warga berharap Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur segera melakukan perbaikan. "Kami minta segera diperbaiki. Ini jalan provinsi, sudah seharusnya jadi perhatian pemerintah," kata warga sekitar.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari UPT PJJ Wilayah Jember selaku pengelola jalan provinsi di Jember terkait rencana perbaikan ruas Keting - Jombang.
Kerusakan jalan provinsi ini menambah panjang daftar infrastruktur yang dikeluhkan masyarakat Jember di tahun 2026.(tim)
