Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Proyek Kegiatan Optimasi Lahan Oplah Disorot, Diduga Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan


Liputan5news.com.  Jember -  Proyek Optimasi lahan oplah  di Desa kencong kecamatan kencong kabupaten jember menjadi sorotan publik. Pasalnya, pengerjaan proyek senilai Rp 96.6000.00 yang bersumber dari APBD pemerintah Jember Tahun Anggaran 2026 ini diduga mengabaikan aspek keselamatan 


Berdasarkan data, proyek ini dikerjakan oleh pelaksana Poktan Tani Maju, Proyek tersebut memiliki massa pelaksanaan selama  3-Agustus-28 Desember dan berada di bawah pengawasan Kementrian Pertanian Direktorat Jendral Lahan Dan Irigasi Pertanian. 

Namun, pantauan wartawan di lapangan menunjukkan minimnya rambu peringatan keselamatan di lokasi proyek. Ruas jalan yang terlalu kecil dan, mengakibatkan pengendara harus ekstra hati-hati melewati area tersebut, terutama pada malam hari.

Salah seorang warga setempat engan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya.

“Kami minta segera dipasang rambu. Jangan tunggu ada korban dulu baru ditindaklanjuti. Jalan ini ramai dilalui setiap hari,” tegasnya.

Kondisi ini dinilai melanggar prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan Peraturan Menteri PUPR No. 10/PRT/M/2021 yang mewajibkan setiap penyelenggara pekerjaan konstruksi menjamin keselamatan publik dan pekerja. Kelalaian dalam penyediaan rambu keselamatan bisa berpotensi menjadi temuan hukum dan administrasi.

Masyarakat berharap Dinas Pertanian kabupaten Jember bersama pengawas segera menindaklanjuti keluhan warga dengan memasang rambu keselamatan, memperbaiki manajemen lalu lintas, dan memastikan pekerjaan tetap mengutamakan keamanan publik. (Team)