Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Menu MBG Jangur Kembali Disorot, Ayam Goreng Berukuran Sekitar 4 Cm


PROBOLINGGO Menu Makan Bergizi Gratis atau MBG di wilayah Jangur, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, kembali menjadi sorotan. Pada Kamis, 27 Agustus 2026, paket makanan yang diterima penerima manfaat terlihat menyertakan ayam goreng dengan ukuran yang diperkirakan sekitar 4 sentimeter.

Berdasarkan dokumentasi menu yang diterima awak media, paket tersebut berisi nasi putih, ayam goreng berbalut tepung, olahan tahu atau tempe, serta buah.

Potongan ayam yang terlihat relatif kecil kemudian memunculkan pertanyaan mengenai porsi protein yang diterima anak penerima manfaat.

Sebelumnya, seorang ibu dari anak penerima MBG menjelaskan bahwa menu yang menggunakan ayam hanya diberikan pada hari Senin. Sementara pada hari berikutnya, lauk yang diterima anak disebut lebih banyak berupa telur.

Pada Kamis ini, ayam kembali terdapat dalam paket makanan. Namun ukuran potongan yang diperkirakan sekitar 4 sentimeter membuat awak media mempertanyakan berat sebenarnya dari ayam yang diberikan kepada setiap penerima.

Ukuran secara visual tentu belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan apakah porsi tersebut memenuhi standar gizi atau tidak. Untuk memastikan hal tersebut, diperlukan data mengenai berat ayam, kandungan protein dan standar porsi yang digunakan pengelola.

Hal tersebut menjadi penting karena MBG merupakan program pemenuhan kebutuhan gizi bagi penerima manfaat. Komposisi dan kecukupan makanan menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya.

Selain persoalan ukuran ayam, variasi sumber protein dalam menu juga patut mendapat penjelasan. Masyarakat perlu mengetahui bagaimana siklus menu MBG diterapkan, termasuk pemberian ayam, telur, ikan maupun daging.

Narasi mengenai program makanan bergizi dan penyediaan sumber protein seperti daging sapi juga menjadi perhatian. Jika daging sapi memang masuk dalam siklus menu, publik tentu berhak mengetahui kapan dan dalam bentuk apa menu tersebut diberikan.

Persoalannya bukan sekadar ada atau tidaknya ayam dalam kotak makanan. Yang lebih penting adalah apakah jumlah dan kandungan gizinya telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Karena itu, pihak pengelola MBG di Jangur perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai berat porsi ayam, kandungan protein, standar menu serta siklus pemberian lauk kepada penerima manfaat.

Awak media juga masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pengelola MBG maupun instansi terkait mengenai komposisi dan standar gizi menu tersebut.

Program MBG tidak hanya diukur dari berapa banyak makanan yang dibagikan, tetapi juga dari kualitas dan kecukupan gizi yang diterima anak.(tim)