PASURUAN,Liputan5news.com; Pemerintah Kabupaten Pasuruan merespons cepat desakan publik. Bupati Pasuruan H. M. Rusdi Sutejo resmi melakukan mutasi terhadap Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah/Bapenda Kabupaten Pasuruan. Keputusan ini diambil usai Bapenda disorot dan didemo Aliansi Poros Tengah Pasuruan terkait dugaan kebocoran pajak MBLB.
Koordinator Aliansi Poros Tengah diantaranya Saiful Arif, Yudi Bulenk, dan Edy Ambon sebelumnya getol dalam aksi demonstrasinya didepan kantor bappenda yang mempertanyakan target fantastis PAD sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan/MBLB sebesar Rp20,8 miliar di APBD 2026.
“Kami mengendus dugaan kuat kebocoran di pemungutan pajak MBLB lapangan. Pasuruan kan 5 besar PAD Jatim. Kalau wajib pajak sudah bayar, masyarakat berhak tahu nominal pasti dan buat bangun apa saja,” tegas Saiful Arif.
Yudi Bulenk menambahkan, Aliansi akan mengawal 4 sektor rawan di Bapenda: MBLB dengan pengawasan volume dan manifes tambang, PBJT-TL, Pajak Komersial restoran-hotel-hiburan, serta Pajak Air Bawah Tanah/ABT dari retail dan industri besar. “Semua muaranya di Bapenda. Kami akan tanyakan tegas ke Pemkab, dalam hal ini Bupati Pasuruan,” pungkasnya.
Saiful arif ,koordinator poros tengah lainya menganggap mutasi ini bagian dari komitmen menjaga akuntabilitas keuangan daerah. “kami kira Pemkab Pasuruan tidak anti kritik. Justru kritik Aliansi Poros Tengah untuk menjadi bahan evaluasi. Target PAD Rp20,8 miliar dari MBLB itu uang rakyat. Harus masuk kas daerah 100% dan jelas peruntukannya,” ujarnya.
Ia meminta pejabat Bapenda yang baru segera melakukan audit internal, memperkuat pengawasan volume tambang, dan membuka data realisasi pajak ke publik. “Efisiensi dari pusat oke, tapi PAD kita harus murni unggul. Jangan sampai bocor di tengah jalan. ASN BERAKHLAK harus jadi pegangan,” tegas saiful arif.selasa 9/6/2026.
diketahui,Sebanyak 80 pejabat struktural Eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Pasuruan H. M. Rusdi Sutejo, Senin 8/6/2026.salahsatunya kepala bappenda yang hari ini resmi di jabat oleh Ir. Lilik Widji Asri,M.MA. yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).(ze)
