Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Polres Lumajang Gelar Gowes, Ribuan Pesepeda Sambut Hari Bhayangkara ke - 80

‎Liputan5news.com LUMAJANG – Lautan pesepeda memenuhi kawasan Alun - alun Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (21/6/2026) pagi. 
‎Mengenakan jersey berwarna-warni khas komunitas masing-masing, ribuan pesepeda tampak antusias mengikuti Gowes Sepeda Gembira yang digelar Polres Lumajang dalam rangka memyambut Bhayangkara ke-80.
‎Mereka datang tidak hanya dari wilayah di Lumajang, tetapi juga dari daerah lain seperti Probolinggo hingga Tuban.
‎Panitia mencatat lebih dari 2.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut. 
‎Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, komunitas sepeda, pemerintah daerah, dan jajaran kepolisian.
‎Suasana semakin meriah ketika Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar bersama Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma melepas peserta secara simbolis. 
‎Pelepasan ditandai dengan pelepasan balon ke udara yang disambut tepuk tangan ribuan peserta.
‎Selain menghadirkan suasana kebersamaan, panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik.
‎Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengatakan, Gowes Sepeda Gembira merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
‎Menurutnya, olahraga bersama menjadi sarana yang efektif untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat.
‎“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat sesuai tema tahun ini, yakni Polri Untuk Masyarakat,” kata AKBP Alex.
‎Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan persaudaraan masih terjaga dengan baik.
‎AKBP Alex menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak semata menjadi momentum seremonial bagi institusi kepolisian. 
‎Menurutnya peringatan tersebut harus dimaknai sebagai upaya memperkuat kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
‎“Keamanan dan kondusivitas daerah dibutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami terus berupaya membangun kedekatan dan komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tutur AKBP Alex.
‎Masih kata AKBP Alex, sinergitas yang solid antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat adalah modal dasar untuk menciptakan dan menjaga Kamtibmas yang kondusif.
‎Melalui semangat “Polri Untuk Masyarakat”, Polres Lumajang berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang mempererat hubungan dengan warga. (*)