Liputan5news.com - Lamongan. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Surabaya mendapatkan laporan adanya 2 nelayan yang dikabarkan belum pulang dari melaut sejak Minggu (8/2) dini hari di daerah utara Ds. Kranji Kec. Paciran Kab. Lamongan.
Nelayan tersebut diketahui bernama Marhotib (69), dan Edi Susanto (43) anggota dari Rukun Nelayan Paciran yang melaut menggunakan kapal dengan nama lambung Sinar Laut. Korban diduga mengalami mati mesin di laut utara Paciran sehingga tidak dapat kembali sesuai jam biasa bersandar.
"Dari informasi yang kami dapatkan, nelayan tersebut biasanya kembali pada pagi hari namun karena hingga sore hari tidak kembali, keluarga kemudian melaporkan kepada pihak berwenang" Kata Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M. Kepala Kantor SAR Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) pada operasi SAR ini.
Setelah menerima laporan, Kantor SAR Surabaya mengerahkan KN SAR 225 Widura yang diberangkatkan dari Dermaga Distrik Navigasi Tanjung Perak Surabaya untuk melakukan pencarian dan pertolongan. Disisi lain, satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Bojonegoro juga diberangkatkan menuju ke rumah keluarga nelayan yang hilang untuk melakukan koordinasi dengan keluarga bersama KSOP Tanjung Pakis Lamongan, KSOP Gresik, SROP Surabaya, Polairud Lamongan, Rukun Nelayan Paciran, dan HNSI Lamongan.
Sekitar pukul 11.15 WIB, tim SAR gabungan mendapatkan kabar dari Rukun Nelayan Paciran Lamongan bahwa kedua nelayan telah ditemukan di sekitar RIG Ujung Pangkah. Kapal Nelayan Dua Putri dan Baito Joyo melakukan bantuan untuk memperbaiki mesin kapal Sinar Laut. Setelah kapal dapat diperbaiki, kapal Sinar Laut kembali melakukan perjalanan pulang dengan dikawal oleh kapal Dua Putri dan Kapal Baito Joyo.
“Pihak tim SAR gabungan memastikan keadaan Pak Marhotib dan Pak Edi Susanto dalam keadaan baik setelah satu hari bertahan di laut dengan kondisi mesin mati” imbuh Nanang.
Akhirnya sekitar pukul 13.00 WIB Kapal Sinar Laut tiba dan dapat berlabuh dengan aman di Pelabuhan Paciran Lamongan. Kedua nelayan pun diantar menuju ke rumah untuk bertemu dengan keluarga yang telah menanti.(Yanti)

