Probolinggo – Liputan5News.com
Senin, 2 Februari 2026
Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo, Senin siang (2/2/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo untuk mundur dari jabatannya.
Aksi ini dipicu oleh viralnya video perayaan ulang tahun ke-21 Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma dari Fraksi Golkar, yang digelar di Gedung DPRD pada 21 Januari 2026 lalu. Perayaan tersebut menuai kecaman publik karena dilakukan di tengah musibah banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Probolinggo.
Dalam aksi demonstrasi tersebut, mahasiswa PMII menyampaikan empat tuntutan, salah satunya menuntut Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo agar mengundurkan diri karena dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Saat aksi berlangsung, mahasiswa PMII hanya ditemui oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, H. Muhammad Zubaidi, M.Pd.I dari Fraksi Gerindra. Ia menyampaikan bahwa Ketua DPRD tidak dapat hadir karena sedang berada di Jakarta untuk memenuhi undangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama seluruh kepala daerah se-Indonesia.
Dalam dialog dengan mahasiswa, Wakil Ketua DPRD menyampaikan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan oleh PMII. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh tuntutan harus diproses sesuai dengan mekanisme dan tahapan yang berlaku.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Koordinator Aksi PMII menyampaikan bahwa apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti, maka PMII akan kembali menggelar aksi lanjutan pada hari Rabu dengan jumlah massa yang lebih besar.
“Kami menilai Ketua DPRD telah mencederai rasa empati terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir. Di saat rakyat menderita, Ketua DPRD justru merayakan ulang tahun di Gedung DPRD. Padahal, fasilitas negara jelas dilarang digunakan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.
Aksi demonstrasi berlangsung secara tertib dan kondusif tanpa adanya tindakan anarkis. Pengamanan dilakukan secara ketat oleh pihak Kepolisian dari Polres Probolinggo. Arus lalu lintas di jalan nasional depan Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo tetap berjalan lancar meskipun aksi demonstrasi berlangsung.(has)
