Pasuruan, Liputan5news.com:Di HUT Ke-340 tahun Pemerintah Kota Pasuruan resmi mengubah nama Taman Kota di Jalan Pahlawan menjadi Taman Harmoni. Penamaan ini diharapkan mencerminkan nilai sejarah, budaya, dan identitas Kota Pasuruan dalam menjaga kehidupan warganya untuk selalu hidup rukun,selaras dan Harmoni.
Perubahan nama ini sendiri disepakati dalam sebuah sarasehan yang digelar di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kota Pasuruan, Kamis (5/2/2026). dimana pada Sarasehan tersebut dihadiri Wali Kota Adi Wibowo, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Wakil Ketua DPRD, tokoh masyarakat, budayawan, sejarawan, camat, serta para kepala perangkat daerah.
“Kita berharap Kota Pasuruan dengan sejarah besarnya tetap bisa kita rawat untuk menyongsong masa depan yang lebih baik,” kata walikota Pasuruan,Adi Wibowo pada sambutanya dalam peringatan hari jadi kota Pasuruan ke -340.Minggu,8/2/2025 pagi.di taman Harmoni jalan pahlawan.
Mas Adi, sapaan Adi Wibowo, menegaskan bahwa taman kota bukan sekadar ruang hijau, melainkan ruang publik yang memiliki sejarah panjang dan menjadi tempat bertemunya masyarakat dari berbagai latar belakang. Menurutnya, pemberian nama memiliki makna yang sangat penting karena mengandung doa dan harapan. Penamaan Taman Harmoni diharapkan menjadi jembatan sejarah antara masa lalu dan masa depan, agar generasi mendatang tidak terlepas dari akar budaya dan sejarah Kota Pasuruan.
"dalam Usianya yang ke-340 tahun ini menjadi momentum refleksi. Banyak capaian yang sudah kita raih, tetapi juga masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama,” ujar Adi Wibowo.
Perayaan Hari Jadi ke-340 Kota Pasuruan berlangsung meriah melalui Kirab Hari Jadi yang dipusatkan di Taman Harmoni. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti rangkaian kegiatan.
Walikota Pasuruan menegaskan, peringatan hari jadi tahun ini mengusung semangat rukun dan gotong royong sebagai fondasi pembangunan. Pemerintah ingin memastikan bahwa perayaan ini bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik seluruh warga Kota Pasuruan.
“Ini bukan hanya milik Pemerintah Kota Pasuruan, tetapi milik seluruh masyarakat. Kita ingin membangun kota ini dengan semangat guyub rukun, semua terlibat dalam pembangunan,” tegasnya.(Ze)
