Liputan5news.com - Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peluncuran Program Beasiswa Tahun 2026. Program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo tersebut menargetkan sebanyak 4.000 penerima manfaat dengan dukungan alokasi anggaran yang telah disiapkan dalam APBD Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026.Rabu (4/2/2026).
Program Beasiswa ini dirancang untuk mencetak generasi Sidoarjo yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing, sekaligus mendukung percepatan pembangunan manusia di daerah. Melalui program tersebut, Pemkab Sidoarjo berharap dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas, inklusif, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Beasiswa diberikan kepada masyarakat Kabupaten Sidoarjo yang tengah menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Adapun kategori penerima meliputi mahasiswa berprestasi akademik dan nonakademik, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, serta jalur keagamaan. Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga menyediakan Beasiswa Yatim bagi peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA sederajat, baik negeri maupun swasta.
Khusus untuk Beasiswa Yatim, proses pendaftaran dilakukan melalui admin sekolah masing-masing dan tidak dapat diajukan secara mandiri oleh peserta didik. Kebijakan ini diterapkan guna memastikan validitas data serta ketepatan sasaran penerima bantuan.
Pendaftaran Program Beasiswa Tahun 2026 dibuka mulai tanggal 1 Februari hingga 28 Februari 2026 dan dilaksanakan secara daring melalui laman resmi beasiswasidoarjokab.go.id. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan melengkapi seluruh persyaratan sesuai ketentuan dan jadwal yang telah ditetapkan.
Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa melalui program beasiswa ini, pemerintah daerah berupaya memastikan tidak ada lagi anak-anak Sidoarjo yang terhambat melanjutkan pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.
“Dengan program beasiswa ini artinya tidak boleh lagi ada anak-anak Sidoarjo yang gagal melanjutkan pendidikan hanya karena faktor ekonomi. Pemerintah ingin memastikan anak-anak muda yang berprestasi memiliki semangat belajar yang tinggi dan dapat melangkah lebih jauh dalam menuntut ilmu,” ujar H. Subandi.
Ia menambahkan, program beasiswa merupakan bagian dari upaya penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi dengan berbagai program bantuan lainnya, seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) serta dukungan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu, baik melalui jalur akademik, nonakademik, maupun keagamaan.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah melakukan investasi pada sumber daya manusia agar kita mampu bersaing dengan daerah lain. Jika anak-anak kita dibekali SDM yang mumpuni, tentu mereka akan memiliki keterampilan dan daya saing. Pemerintah sudah memberikan modalnya, tugas anak-anak adalah belajar dengan giat, meningkatkan prestasi dan inovasi agar kelak dapat berkontribusi bagi daerah setelah menyelesaikan pendidikan,” tambahnya.
Dengan hadirnya Program Beasiswa Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap dapat terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus mencetak generasi muda yang siap berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah di masa mendatang.(Yanti)

