Liputan5news.com - Gresik. Kantor SAR Kelas A Surabaya menerima laporan adanya seorang anak yang diduga hanyut di selokan Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, pada Selasa malam (3/2/2026). Korban yang diketahui bernama Putri Dwi (7) diperkirakan terseret arus di selokan saat hujan deras mengguyur wilayah kediamannya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Surabaya segera mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian dan tiba sekitar pukul 23.20 WIB. Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan pencarian dengan berkoordinasi bersama unsur terkait dan potensi SAR setempat.
Dalam pelaksanaan operasi SAR, Tim SAR Gabungan membagi personel ke dalam dua SRU. Upaya pencarian di fokuskan pada penyisiran selokan dengan metode susur aliran selokan sejauh kurang lebih 2 kilometer dari lokasi kejadian awal, dengan membagi area pencarian ke beberapa sektor.
Pada hari kedua pencarian, Rabu (4/2/2026), sekitar pukul 08.50 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban, dengan jarak kurang lebih 1 kilometer dari lokasi kejadian awal. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) dan selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Driyorejo untuk penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menyampaikan bahwa dengan ditemukannya korban, operasi SAR berjalan dengan lancar dan dinyatakan selesai pada hari kedua pencarian.
“Setelah korban berhasil ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR kami nyatakan ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah terlibat aktif dalam proses pencarian,” ujarnya.
Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini antara lain Kantor SAR Surabaya, BPBD Kabupaten Gresik, Polsek Driyorejo, Koramil Driyorejo, Damkar Kab. Gresik, RAPI Gresik, SEMAR Gresik, SENKOM,YDSF Driyorejo, TSA Gerpik, serta warga setempat. Seluruh unsur kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.(Yanti)

