Probolinggo – Liputan5news.com
Pembangunan jembatan untuk Rest Area dan Pusat UMKM yang berada di depan Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, kini menuai sorotan tajam.
Pasalnya, bangunan yang dibiayai dari APBD Tahun Anggaran 2024 dengan nilai lebih dari Rp2.052.000.000 tersebut dilaporkan mengalami kerusakan serius hingga roboh, meski belum pernah dimanfaatkan.
Proyek yang dikerjakan oleh CV Anugerah Teknik selaku kontraktor pelaksana, dengan CV Global Prisma Consolindo sebagai konsultan pengawas dan PT Tribuana Askara Arsindo sebagai perencana ini dilaksanakan pada 26 September 2024 hingga 26 Desember 2024.
Berdasarkan pantauan di lokasi, tiang beton penahan tanah (TPT) roboh, termasuk struktur penyangga berupa balok H, bahkan besi penyangganya dilaporkan putus. Dugaan sementara, kedalaman pondasi tiang dinilai tidak memadai, di mana tiang sepanjang 6 meter hanya ditanam sekitar 2 meter ke dalam tanah, sementara kondisi tanah di lokasi diketahui labil.
Hal ini memunculkan dugaan bahwa perencanaan dan pengawasan proyek dilakukan secara kurang profesional, mengingat bangunan dengan nilai anggaran besar tersebut kini rusak sebelum difungsikan.
Ironisnya, sejak proyek dinyatakan selesai, bangunan Rest Area dan Pusat UMKM tersebut tidak pernah digunakan, bahkan terkesan dibiarkan terbengkalai hingga hampir dua tahun berjalan.
Kondisi ini dinilai sebagai pemborosan anggaran, terlebih di tengah banyaknya keluhan masyarakat Kota Probolinggo terkait kerusakan jalan dan buruknya sistem drainase di sejumlah wilayah.
Kini muncul pertanyaan besar: siapa yang harus bertanggung jawab atas kerusakan proyek bernilai miliaran rupiah ini?
Apakah Pemerintah Kota Probolinggo sebagai pemilik proyek, atau pihak ketiga selaku pelaksana dan konsultan?
Hingga lebih dari satu minggu sejak kerusakan terjadi, belum terlihat adanya tindakan perbaikan atau penanganan serius dari Pemerintah Kota Probolinggo, khususnya dari Dinas PUPR. Masyarakat pun berharap adanya kejelasan, evaluasi menyeluruh, serta langkah tegas agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(hs)
