Liputan5news.com - Surabaya. Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Jawa Timur melalui Bidang Pengembangan Peranan dan Perempuan bekerja sama dengan Robries menggelar webinar bertajuk “Robries Journey in Plastic Waste Recycling: Peran Perempuan sebagai Penggerak Keberlanjutan Lingkungan”.
Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom pada Sabtu (15/11/2025) dan diikuti 164 peserta dari berbagai daerah.
Webinar menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Wali Kota Blitar yang juga Wakil Bendahara 1 PD TIDAR Jatim, Elim Tyu Samba, sebagai keynote speaker, serta Founder Robries, Sukriyatun Niamah. Acara dipandu oleh moderator Ar. Mutiara Ningrum.
Ketua Bidang Pengembangan Peranan dan Perempuan PD TIDAR Jatim, apt. Definta Anisa Tamara C, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong keberlanjutan lingkungan.
“Founder Robries menjadi contoh bahwa perempuan mampu menjadi motor penggerak keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Ketua PD TIDAR Jawa Timur Gus Muhammad Fawait juga menekankan pentingnya kreativitas dan keberanian dalam berinovasi bagi generasi muda.
“Anak muda harus kreatif, tidak nyaman berada di zona aman, dan berani memulai inovasi,” katanya.
Sementara itu, Elim Tyu Samba mengapresiasi penyelenggaraan forum yang menyoroti inovasi pengelolaan sampah plastik. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah limbah plastik.
“Sampah plastik adalah tantangan global. Semua pihak harus berperan mencari solusi,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa pemilahan sampah minimal sekali seminggu dapat meningkatkan efektivitas proses pengolahan.
Elim juga menyoroti peran perempuan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendorong pemanfaatan sampah plastik menjadi produk ekonomi, seperti tas dan peralatan rumah tangga. Ia berharap materi dalam webinar dapat diterapkan para peserta.
“Kota Blitar sudah membuktikan bahwa sampah plastik bisa diolah menjadi produk bernilai jual dan bermanfaat,” ujarnya.
Di sisi lain, Founder Robries Sukriyatun Niamah, menekankan bahwa pentingnya pengelolaan limbah yang baik untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau.
“Limbah yang dikelola dengan benar dapat menghasilkan produk bernilai dan berkualitas,” pungkasnya.(Yanti)

