Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Ketua DPD LIRA Soroti Menu MBG di SMPN 1 Sukapura, Dinilai Tidak Penuhi Standar Gizi


Probolinggo – liputan5news.com

Ketua DPD LIRA Kabupaten Probolinggo, Sudarsono, menilai menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa di SMPN 1 Sukapura belum mencerminkan pemenuhan gizi yang layak bagi pelajar.
Menu yang diterima siswa diketahui hanya terdiri dari:
- 1 buah jeruk
- Kentang goreng dengan 1 sachet saus
- 1 butir telur ayam rebus

Berdasarkan perhitungan yang ditemukan di lapangan, nilai makanan tersebut disebut sekitar Rp8.500 per porsi, dengan rincian harga sebagai berikut:
1. Telur ayam rebus: Rp2.800
2. Kentang goreng dan saus: Rp3.500
3. Jeruk: Rp2.200
Total: Rp8.500


Saat wartawan liputan5news.com melakukan konfirmasi ke dapur SPPG yang berada di dalam Hotel Nadia Sapikerep, seorang staf ahli gizi yang berada di lokasi menyampaikan bahwa harga tersebut merupakan harga satuan bahan makanan yang diperoleh dari pemasok di wilayah Ketapang, Kota Probolinggo, serta dari wilayah pesisir Kecamatan Sumberasih.
Namun demikian, Sudarsono menilai kondisi tersebut tidak adil atau tidak fair. Pasalnya, pihak yang mengelola dapur SPPG juga disebut sebagai pihak yang menentukan harga bahan makanan.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian antara anggaran program MBG dengan kualitas menu makanan yang diterima siswa.

“Ini jelas perlu dipertanyakan. Jika yang mengelola dapur juga yang menentukan harga bahan makanan, maka harus ada pengawasan lebih ketat. Kami meminta pihak terkait, termasuk ahli gizi tingkat Jawa Timur, untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah ini,” tegas Sudarsono kepada wartawan, Senin (9/3/2026).

DPD LIRA Kabupaten Probolinggo berharap program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuan pemerintah, yakni memastikan siswa mendapatkan makanan bergizi yang layak dan sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.(tim)