Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

DIDUGA PAKAI PAVING AFKIR DAN GALIAN CUMA 4 CM, PROYEK PASAR RAKYAT NGULING RP.299 JUTA DISOROT

Pasuruan ,Liputan5news.com: Proyek pembangunan Pasar Rakyat Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan senilai Rp.299.105.600,- disorot tajam. Proyek milik Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan yang dikerjakan CV. Waringin Agung itu diduga dikerjakan tidak sesuai SNI dan ada dugaan pengurangan volume.

Tim investigasi Liputan5 bersama Aliansi masyarakat untuk transparansi anggaran (AMPRA), Ashari melakukan pemantauan langsung pada 14 Oktober 2026 di Jl. Dusun, Kecamatan Nguling. Hasilnya dugaan temuan dan kejanggalan fatal,antaranya.terlihat jelas paving block yang terpasang kondisinya gompal, sudut pecah, permukaan berpori kasar, warna abu pucat indikasi semen sedikit. 

"Ini diduga paving afkir / BS dengan mutu di bawah K-200, bukan K-300 / K-400 sesuai standar pasar. Paving seperti ini seharusnya ditolak di lokasi. Selain itu celah nat antar paving besar-besar, tidak siku, dan tidak ada isian abu batu untuk penguncian.ungkap Ashari.

Temuan lain ,memperlihatkan Paving hanya ditaruh di atas tanah merah gembur berbatu, bukan di atas lapis pondasi / base course.
Tidak ada hamparan sirtu padat, tidak ada pemadatan urug dan hamparan pasir pasang yang juga dipadatkan.terlihat  sebagian lokasi tanah masih berupa gumpalan dan bongkahan batu. Secara teknis, jika diinjak orang saja akan ambles dan bergelombang. Jika dilalui motor pengangkut barang pasar, dalam 1 minggu dipastikan amblas dan menjadi kubangan air saat hujan.


Ada indikasi bukti paling kuat pada poto  meteran menunjukkan kedalaman galian hanya 4-5 cm, padahal tebal paving sendiri 8 cm. Artinya paving tidak ditanam, hanya numpang di atas tanah.

Padahal standar SNI pekerjaan pavingisasi harusnya galian 15-20 cm: 10 cm sirtu padat yang dipadatkan dengan stamper lebih 5 cm abu batu atau pasir sebagai bedding ,baru paving 8 cm.

Dengan galian hanya 4-5 cm, diduga kuat ada pengurangan volume pekerjaan Lapis Pondasi Sirtu dan pasir yang ada di dalam  RAB.

"Kesimpulan yang bisa kita tarik Pekerjaan diduga tidak sesuai SNI, mutu paving rendah, tanpa pemadatan, galian tidak sesuai RAB. Prediksi dalam 1 kali hujan deras, seluruh paving akan ambles, bergelombang, pecah dan harus dibongkar ulang.

Proyek Rp.299 Juta yang seharusnya untuk meningkatkan ekonomi rakyat, justru terancam menjadi proyek mubazir.

Kepala dinas koperasi,UMKM ,perindustrian dan perdagangan kabupaten pasuruan,melalui sekretaris dinas,Riswahyudi dikonfirmasi terkait kejanggalan pekerjaan Proyek pasar rakyat nguling menyatakan akan menindaklanjuti informasi yang disampaikan

"iya, konsultan pengawas yang membantu kami mengawasi pelaksanaaan pekerja juga akan kami ingatkan agar sesuai dengan perencanaan DED dan pelaksana nanti infonya seperti apa kami hubungi." ungkapnya, kamis (16/10)

Sementara Direktur CV. Waringin Agung selaku pelaksana dikonfirmasi media ini melalui nomor ponsel 0896 30766 xxxx sesuai yang tertera pada LPJK,ternyata nomor yang terpasang tidak aktif.(ze)