Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

‎Pemdes Puger wetan Gelar Momen Acara Petik Laut, Ritual Tradisi Tahunan UMKM Ramai , Laris

‎Liputan5news.com - JEMBER -  Laut tak hanya memberi ikan. Tapi juga cerita. Seperti di Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Jember, Rabu (01/7/2026), ketika masyarakat menggelar Petik Laut.
‎Ritual ini digelar setiap tahun, bertepatan dengan bulan Muharram dalam kalender Islam. Dikenal warga dengan sebutan Suroan.
‎“Tradisi ini sudah sejak zaman nenek moyang. Kita terus lestarikan,” kata Kepala Desa Puger Wetan, Inwan Nulloh.
‎Petik Laut dimulai dengan arak-arakan sesaji sejauh satu kilometer dari Kampung Baru menuju Pantai Puger. Sesaji berisi hasil bumi, hasil laut, dan kepala sapi.

‎Sesampainya di pantai, warga dan nelayan membaca doa bersama. Musik tradisional khas pesisir pun mengiringi. Setelah itu, sesaji dilarung ke tengah laut.
‎Maknanya dalam. Wujud syukur dan permohonan keselamatan bagi para nelayan. “Biar hasil laut melimpah dan warga dijauhkan dari bahaya,” tambah Inwan.
‎Tradisi ini bukan hanya sakral. Tapi juga jadi magnet wisata. Ratusan pengunjung memadati lokasi. UMKM warga ikut panen rezeki.
‎“Harapannya hasil tangkapan nelayan melimpah, laut tetap bersahabat, dan rezeki warga semakin lancar,” kata Camat Puger Beny Ginting.

‎Tak hanya sakral, tradisi ini juga menyemarakkan denyut ekonomi desa. Wisatawan lokal berdatangan. Lapak UMKM di sekitar lokasi ramai diserbu pembeli.
‎“Setiap tahun saya selalu datang ke sini. Rasanya adem melihat masyarakat guyub begini. Anak-anak juga bisa belajar budaya nenek moyang,” ujar Sulastri, warga Jember Kota yang datang bersama keluarganya.
‎Sementara itu, pedagang makanan khas pesisir dan kudapan lain seperti lontong dan es degan pun ikut kecipratan rezeki.
‎“Alhamdulillah, sejak pagi warung saya ramai. Biasanya jualan habis Maghrib, ini belum Zuhur sudah hampir habis,” ungkap Jamilah, salah seorang pedagang.
‎Petik Laut di Puger Wetan menggambarkan bahwa warisan budaya bisa menjadi jembatan spiritual, sosial, sekaligus mendongkrak ekonomi masyarakat setempat.(vid)