Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

‎Pemerintah Desa Bades Pasirian Gelar Acara Tandingan Topeng Kaliwungu dengan Mengangkat Budaya Luar Lumajang

‎Liputan5news.com-  Lumajang, || Bupati Lumajang Indah Amperawati berusaha semaksimal mungkin untuk mengangkat seni topeng Kaliwungu agar dikenal dunia. Kisaran lima tahun perjuangan pemkab Lumajang,sungguh bukanwaktu yang pendek. Rencana hari Minggu (28/6) akan digelar acara kalender event Nusantara (KEN) tari Segoro topeng Kaliwungu diwisata watu pecak desa Selok anyar kecamatan Pasirian.sabtu (27/6/2026).
‎Namun sungguh ironis dan sangat disayangkan oleh berbagai kalangan, sebelum event Bupati Lumajang terjadi. Pemerintah desa Bades kecamatan Pasirian dibawah pimpinan Kepala desa  Sahid justru menggelar acara sedekah desa pentas seni janger dari luar kota  Lumajang. Acara tersebut diselenggarakan oleh desa dan dibiayai oleh anggaran pemerintah. Dalam pidatonya Sahid (kades bades) berjanji akan menggelar acara tersebut dengan megah selama dua hari dua malam .
‎Hal tersebut dibenarkan oleh sekdes bades yang akrab disapa udin saat dikonfirmasi liwat WhatsApp olah awak media.

‎"Betul itu acara sedekah desa pada hari Senin (22/6) penyelenggara pemdes bades dengan biaya dari desa." Tuturnya.

‎Hal itu dikuatkan dengan pernyataan Sahid kades Bades saat dikonfirmasi awak media meng iyakan semua itu.
‎Hal itu menjadi sorotan Dendik Zeldianto ketua GMPK dpd Lumajang. Dirinya berpendapat bahwa yang dilakukan oleh Sahid dan pemdes Bades sungguh miris.

‎Bupati Lumajang berupaya keras mengangkat tari topeng Kaliwungu, tapi pemdes Bades dengan bangganya mengangkat kesenian dari luar kota Lumajang.

‎"Patut diduga Sahid beserta pemdes Bades tidak mendukung  pemkab Lumajang. Terbukti pemkab mati-matian mengangkat tari topeng Kaliwungu,desa Bades justru mempromosikan kesenian dari luar kota " tegas Dendik.
‎Ketua GMPK Lumajang merasa prihatin dan miris, sebelum acara kalender event Nusantara (KEN) di wisata watu pecak yang akan digelar hari Minggu. Justru dimunculkan acara tandingan sedekah desa Bades dengan menggelar pesta rakyat dengan dimeriahkan oleh kesenian dari luar kota Lumajang.

‎"Patut dipertanyakan adanya acara kesenian tandingan oleh desa Bades tersebut. Lokasinya dengan rencana acara Segoro topeng Kaliwungu berdekatan lagi. Kami menduga mungkin Sahid kepala desa Bades bersebrangan dengan bupati lumajang.' pungkasnya.(tim)