PROBOLINGGO – Menandai perjalanan panjangnya yang ke-18 tahun dalam dunia pendidikan, SMK Negeri 1 Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, resmi melakukan lompatan besar menuju transformasi digital. Tepat pada perayaan Dies Natalis sekolah, Jumat (19/6/2026), SMKN 1 Banyuanyar meluncurkan platform sistem informasi digital sekolah terintegrasi yang diberi nama Saba.id.
Peluncuran aplikasi berbasis cloud (komputasi awan) ini dirancang khusus untuk menyatukan seluruh pengelolaan sekolah secara terpusat. Kehadiran Saba.id yang didukung secara sistem oleh Aitron Digital Inovasi memungkinkan guru, peserta didik, wali murid, hingga staf administrasi untuk mengakses data dan informasi penting secara real-time, kapan saja dan di mana saja.
Acara peluncuran Saba.id berlangsung khidmat sekaligus meriah di lingkungan sekolah, bertepatan dengan perayaan hari jadi SMKN 1 Banyuanyar yang ke-18. Selain peluncuran, kegiatan diawali dengan senam, colour fun, dan jalan santai. Momen bersejarah ini turut dihadiri oleh deretan kepala sekolah terdahulu yang pernah memimpin SMKN 1 Banyuanyar, baik yang kini telah purna tugas maupun yang masih aktif berdinas di tempat lain. Kehadiran para mantan pimpinan ini menjadi simbol kuatnya tali silaturahmi dan kontinuitas perjuangan sekolah.
Kepala SMKN 1 Banyuanyar, Setio Wawan Adiatma, menegaskan bahwa usia 18 tahun merupakan waktu yang matang bagi sekolah untuk melakukan transformasi total yang relevan dengan perkembangan zaman. Langkah digitalisasi ini menjadi bagian nyata dari komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pelayanan publik.
"SMKN 1 Banyuanyar adalah institusi yang sangat terbuka.
Kami akan terus melangkah maju dan membangun kolaborasi erat dengan seluruh mitra strategis, mulai dari jajaran Forkopimcam, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), hingga lembaga terkait lainnya. Semua ini demi meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme tata kelola sekolah," ujar Setio dalam sambutannya.
Ia menambahkan, muara dari seluruh inovasi ini adalah kepentingan peserta didik.
"Tugas besar kita adalah membekali dan mengantarkan para murid agar siap bersaing secara global dan memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat kelak," imbuhnya.
Selain menjadi ajang unjuk inovasi teknologi, momentum perayaan ganda ini memancarkan aura positif tentang kuatnya rasa kekompakan dan solidaritas di internal SMKN 1 Banyuanyar. Kehadiran para tokoh senior pendahulu bersama dengan civitas akademika aktif saat ini menunjukkan bahwa sekolah ini dibangun di atas fondasi kebersamaan yang kokoh.
Rasa kekeluargaan dan harmoni antara manajemen sekolah, guru, komite, dan alumni dinilai menjadi modal sosial utama yang akan membawa SMKN 1 Banyuanyar bertransformasi menjadi SMK Pusat Keunggulan yang berjaya dan disegani di Jawa Timur.
Dengan diluncurkannya Saba.id, SMKN 1 Banyuanyar membuktikan bahwa menghargai sejarah dan merangkul masa depan digital bisa berjalan beriringan demi mencetak generasi emas bangsa. (Red)
