Probolinggo – liputan5news.com
Warga Desa Kramatagung, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo yang menganut Keyakinan Islam Aboge kembali menggelar perayaan hari besar 1 Suro di kawasan Makbaroh (Pesarean) Kyai Mukhlas, Rabu malam, 17 Juni 2026.
Acara yang telah menjadi tradisi rutin bagi penganut aliran ini berjalan dengan khidmat dan dihadiri oleh seluruh warga yang menganut keyakinan tersebut. Salah satu ciri yang membedakan perayaan 1 Suro bagi penganut Aboge dibandingkan dengan umat Islam pada umumnya adalah tanggal pelaksanaannya.
Jika bagi umat Islam Nahdlatul Ulama, peringatan 1 Suro jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026, maka bagi penganut Keyakinan Islam Aboge, perayaan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Juni 2026. Meskipun terdapat perbedaan dalam penentuan tanggal, menurut penjelasan tokoh masyarakat setempat, perbedaan tersebut tidak mengubah inti dan dasar akidah yang dianut. Keduanya tetap berlandaskan pada ajaran yang sama.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan sholawat, kemudian dilanjutkan dengan ibadah tasbih, tahmid, dan tahlil. Seluruh kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana perayaan terasa hangat, penuh kebersamaan, dan diwarnai dengan rasa syukur serta harapan kebaikan bagi masyarakat luas.
Perayaan ini menjadi bukti bahwa setiap kelompok umat beragama di wilayah ini tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan kebersamaan antar sesama warga.(tim)
