Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

DPW LSM Tamperak Investigasi Dugaan Penyimpangan Dana Hibah di Yayasan Nurur Rohmah Al Muhsinin, Kasus Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan


Probolinggo – liputan5news.com

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM Tamperak melakukan investigasi terhadap penggunaan dana hibah di Yayasan Nurur Rohmah Al Muhsinin yang berlokasi di Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Ketua DPW LSM Tamperak, Sudarsono, SH, menyampaikan bahwa hasil investigasi yang dilakukan terhadap penggunaan anggaran tahun 2022 menemukan sejumlah dugaan pelanggaran serius.

Beberapa temuan tersebut di antaranya:
Adanya dugaan pemotongan dana hibah lebih dari 30% untuk pihak perantara dan pemberi, bahkan totalnya diperkirakan mencapai sekitar 40%.
Pekerjaan pembangunan yang tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta spesifikasi teknis.
Dugaan penggunaan nota dan stempel toko palsu dalam laporan pertanggungjawaban.

Menurut Sudarsono, tim investigasi telah mengantongi berbagai bukti yang cukup dan saat ini tengah melengkapi berkas laporan untuk segera dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

“Dana hibah yang diterima yayasan tersebut mencapai kurang lebih Rp 908 juta. Namun kondisi pembangunan di lapangan tidak mencerminkan besarnya anggaran yang digunakan,” ujarnya saat ditemui wartawan di kantor DPW LSM Tamperak, Kamis (11 Juni 2026).

Dana hibah tersebut diketahui diperuntukkan untuk melanjutkan pembangunan gedung MI Nurur Rohmah. Namun, berdasarkan hasil investigasi, diduga kuat terjadi penyimpangan anggaran serta adanya indikasi persekongkolan antara pihak penerima, pemberi, dan perantara.
Sudarsono menegaskan bahwa kasus ini berpotensi merugikan keuangan negara dan harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

“Ini sudah merugikan negara. Oknum-oknum yang bermain dalam dana hibah ini harus segera ditindak tegas,” tegasnya.

DPW LSM Tamperak berharap aparat penegak hukum dapat segera memproses laporan tersebut secara transparan dan profesional demi tegaknya hukum serta mencegah praktik serupa di masa mendatang. (Tim)