Liputan5news.com - Gresik. Di tengah panasnya cuaca, terlihat kebersamaan warga Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) tengah membangun rumah untuk Bapak Lulus (35). Sebelumnya rumah beliau jauh dari kata layak, kini tengah dibangun kembali melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 128 Gresik.
Dengan ukuran 4,5 x 7 meter atau tipe 45, rumah sederhana itu menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan. Tak hanya sekadar pembangunan fisik, setiap batu yang disusun menyimpan semangat gotong royong yang kuat antara prajurit dan masyarakat.
Sebanyak 5 personel Yonif 500/Sikatan yang tergabung dalam anggota Satuan Tugas (Satgas) TMMD 128 Gresik bersama 8 warga setempat bahu-membahu mengerjakan pembangunan tersebut.
Di bawah kepemimpinan Serda Nyuwanto Bagus Setyawan, mereka bekerja tanpa kenal lelah, saling menguatkan dalam setiap tahap pengerjaan.
Keringat yang jatuh bukan sekadar usaha, melainkan wujud nyata kepedulian TNI kepada rakyat. Tawa ringan dan canda di sela pekerjaan menjadi pengikat kebersamaan, menghapus sekat antara prajurit dan masyarakat.
Bagi Bapak Lulus, rumah ini bukan hanya tempat berteduh, tetapi juga awal dari kehidupan yang lebih layak. "Alhamdulillah, terima kasih sudah menunjuk saya sebagai penerima Rutilahu. Terima Kasih ya Pak TNI, " kata Lulus, Selasa (05/05/2026).
Melalui kebersamaan ini, TNI kembali menunjukkan bahwa kehadirannya bukan hanya menjaga kedaulatan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi kesulitan rakyat. Karena sejatinya, kekuatan terbesar bangsa ini lahir dari kepedulian dan gotong royong. (Yanti)

