Liputan5news.com - Sidoarjo. Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sidoarjo menggelar pengukuhan dan pelatihan pengurus masa bakti 2025-2029 di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Ketua KORMI Jawa Timur Debie Sisilia Samoa, didampingi oleh Ketua KORMI Sidoarjo masa bakti 2025-2029 H. MG Hadi Sutjipto.
Dalam sambutannya, Ketua KORMI Sidoarjo MG Hadi Sutjipto mengatakan, pengukuhan pengurus kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.
“Alhamdulillah, pengukuhan KORMI Sidoarjo kali ini langsung dilakukan Ketua KORMI Jawa Timur. KORMI Sidoarjo sendiri resmi berdiri sejak 2011 bersama Kota Surabaya dan Gresik,” ujarnya.
Hadi menjelaskan, perkembangan olahraga masyarakat di Sidoarjo terus menunjukkan capaian positif. Saat ini, KORMI Sidoarjo telah membina 99 komunitas olahraga masyarakat.
“Dalam berbagai ajang Pornas, Sidoarjo menjadi penyumbang medali terbanyak kedua di Jawa Timur dan selalu bersaing dengan Kota Surabaya,” katanya.
Menurut Hadi, KORMI Sidoarjo juga terus mendorong program olahraga berbasis masyarakat untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045. Salah satunya melalui pembentukan Kampung Olahraga Masyarakat.
“Saat ini sudah terbentuk 225 Kampung Olahraga Masyarakat. Ini menjadi gerakan untuk membiasakan masyarakat gemar berolahraga mulai dari tingkat desa,” terangnya.
Hadi pun berharap olahraga masyarakat di Sidoarjo semakin berkembang dan mampu mewujudkan masyarakat yang sehat, aktif, serta bugar.
“Mari kita sukseskan olahraga di Sidoarjo agar masyarakat semakin sehat dan aktif menuju Indonesia Emas 2045,” harapnya.
Sementara itu, Ketua KORMI Jawa Timur Debie Sisilia Samoa menegaskan pentingnya membangun budaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga masyarakat. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah menggerakkan masyarakat dari berbagai usia agar aktif bergerak minimal 30 menit setiap hari.
“Ini menjadi ujian bersama bagaimana membiasakan masyarakat untuk aktif bergerak tanpa memandang usia,” imbuhnya.
Debie juga mengapresiasi keberadaan 225 Kampung Olahraga Masyarakat di Sidoarjo yang dinilai dapat menjadi role model gerakan olahraga masyarakat di tingkat desa.
“Kampung olahraga di Sidoarjo bisa menjadi ujung tombak pelaksanaan Gerakan Indonesia Aktif di tingkat akar rumput,” katanya.
Selain itu, Ia meminta pengurus KORMI Sidoarjo memperkuat tata kelola administrasi organisasi dan memaksimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi olahraga masyarakat.
“KORMI Sidoarjo sudah sangat baik dalam administrasi maupun pengelolaan media sosial. Kami berharap ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” ucap dia.
Senada, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan selamat kepada pengurus KORMI Sidoarjo yang baru dikukuhkan. Menurutnya, amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar untuk meningkatkan budaya olahraga di tengah masyarakat.
“KORMI memiliki peran penting untuk menjadikan olahraga bukan sekadar gaya hidup, tetapi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Mimik berharap KORMI mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat, mulai anak muda hingga lansia, agar aktif berolahraga demi menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
“Dengan tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat, masyarakat tentu bisa menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik,” pungkasnya.(Yanti)

