Liputan5news.com - Gresik. Korban terakhir kecelakaan kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar PLTU Gresik akhirnya ditemukan pada Rabu (06/05) pagi ini. Ajib (55) ditemukan meninggal dunia setelah jasadnya terlihat oleh kapal yang melintas sekitar pukul 06.15 WIB dengan jarak dari lokasi kejadian sekitar 5,7 mil laut.
“Kapal yang melihat korban kemudian menginformasikan penemuan tersebut dan langsung diaksi oleh Tim SAR Gabungan untuk mengevakuasi korban dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik” jelas Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., Kepala Kantor SAR Surabaya, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR ini.
Dengan ditemukannya Ajib, maka pencarian atas dua ABK yang hilang setelah insiden kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar PLTU Gresik pada Sabtu (02/05) dihentikan. Sebelumnya, dua korban dilaporkan masih dalam pencarian yakni atas nama Halimi (32) dan Ajib (55). Halimi telah ditemukan pada hari Senin (04/05) lalu dan Ajib telah ditemukan hari ini.
Operasi SAR yang telah berjalan selama empat hari ini melibatkan berbagai unsur gabungan diantaranya tim rescue Kantor SAR Surabaya, BPBD Gresik, BPBD Prov. Jatim, Ditpolairud Polda Jatim, Satpolairud Polres Gresik, SAR MTA, SAR Pangkah, SARSU, Madas Gresik, Poskamladu, Gerpik, RAPI, Pos TNI AL Gresik, dan nelayan sekitar.
Pada hari kedua dan ketiga, upaya pencarian dilakukan dengan pemantauan udara menggunakan Helikopter Basarnas HR-3601. Sedangkan penyisiran perairan juga dilakukan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi 4 Search and Rescue Unit (SRU) dengan total luas area pencarian 16 mil laut persegi dengan area penyisiran yang berbeda sesuai dengan peta pencarian.(Yanti)

