Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Kecewa! Penerimaan Bapenda Kab. Pasuruan, Audiensi PBJT Jalan Buntu: Poros Tengah Ancam lapor Ombudsman hingga Aksi Demonstrasi

PASURUAN, Liputan5news.com::Aliansi Poros Tengah Pasuruan menyatakan kecewa berat atas sikap Bapenda Kabupaten Pasuruan saat menerima audiensi soal penerimaan dan realisasi PBJT Tenaga Listrik, jumat[8/5/2026]. Forum yang digelar di kantor Bapenda itu berakhir tanpa kejelasan data dan penerimaan yang di anggap tak pantas hingga memantik aksi walk out dari ruang pertemuan.

Koordinator Poros Tengah, Yudi buleng menyebut kedatangan mereka sudah sesuai prosedur."surat resmi permohonan audiensi materi pembahasan tentang PBJT sudah dikirim H-7 sebelumnya. “Tapi fakta di lapangan, Bapenda tidak siap. Kepala Bapenda tidak hadir, hanya diwakili staf yang tidak pegang data dan terkesan tidak bisa memberikan jawaban bahkan sambutan yang seolah tidak sesuai etik penerimaan tamu oleh lembaga pemerintah.

"Ditanya penerimaan dan realisasi PBJT 2024 -2025 berapa, alokasi PJU sudah 40% atau belum, jawabnya ‘kami catat dulu,nanti kita sampaikan pimpinan’,lembaga pemerintah seperti apa BAPPENDA kabupaten Pasuruan ini ,lebih baik kita laporkan Ombudsman RI dan lakukan aksi demonstrasi didepan kantor.tegas Yudi dengan nada kesal dan segera melakukan walk out dari ruang pertemuan.

Pihak BAPPENDA kabupaten Pasuruan, diwakili staf sub bidangnya ,Waras Mulyono saat menerima audiensi poros tengah terkesan tidak mempersiapkan apapun baik materi jawaban ataupun penerimaan tamu dilembaga pemerintah yang terkesan tidak sesuai SOP."maaf hari ini pak Plt.kaban dan Plt.sekretaris BAPPENDA tidak bisa menerima saudara karena ada giat lain diraci ,dan sementara diwakilkan pada kami,apapun pertanyaan peserta nantinya akan kita catat dan laporkan pada pimpinan.ujar waras yang memantik reaksi kekecewaan pada aliansi poros tengah .

"Ini sudah tidak bisa dibiarkan, BAPPENDA kabupaten Pasuruan sengaja tidak bersikap kooperatif dan profesional saat menerima kedatangan masyarakat dikala ingin turut memberikan sumbangsih pemikiran pada pembangunan daerahnya."citra pejabat seperti ini tidak layak menduduki posisi pimpinan."kita akan datang lagi ke BAPPENDA dengan aksi demonstrasi karena pihak BAPPENDA kabupaten Pasuruan tidak bisa dengan metode dialog atau audiensi baik baik.tegas Saiful Arif koordinator poros tengah lainya.(Ze)