Liputan5news.com - Sidoarjo. Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Sidoarjo, menggelar pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) se Kabupaten Sidoarjo, Senin (18/5/2026) malam di Fave Hotel.
Seluruh pengurus DPC dan Fraksi PDIP DPRD Sidoarjo, hadir dalam pelantikan pengurus PAC PDIP untuk lima tahun kedepan ini.
Namun yang menjadi perhatian, dari 18 PAC PDIP se Sidoarjo yang dilantik tertutup dari media ini, ada nama Ismani mantan Caleg Partai Nasdem dari Dapil Sidoarjo 5 (Taman-Sukodono), yang masuk dalam jajaran PAC PDIP Sukodono.
Apakah tidak ada kader asli PDIP yang bisa diberi amanah menjadi pengurus DPAC PDIP Sidoarjo ?, ataukah memang tidak ada aturan di AD ART PDIP, soal syarat siapa yang bisa jadi pengurus partai ?
Ismani saat ditemui di lokasi pelantikan, mengakui jika dirinya memang 'loncat' dari Partai Nasdem ke PDIP, karena kecewa dengan Partai milik Surya Paloh itu.
Dirinya merasa pengorbanannya membesarkan partai di lingkungan Sukodono, tidak mendapatkan apresiasi apapun.
"Tidak ada penghargaan atas dedikasi saya selama di Partai Nasdem, bahkan ketika saya pindah inipun, tidak ada satupun pengurus partai yang menanyakan alasan saya pindah," ungkap Ismani pada Senin (18/5/2026) malam.
Ismani menambahkan, dirinya masuk pada struktural PAC PDIP Sukodono, memang ditawari oleh tiga orang yang salah satunya adalah ketua PAC Sukodono saat ini.
Dirinya mengaku awalnya tidak kenal siapa yang mengajaknya masuk PDIP, karena saat itu dirinya diajak melalui telpon.
"Saya di TLP dan diajak masuk PDIP, saya bilang oke dan tidak lama setelahnya, saya di info masuk dalam jajaran pengurus PAC," tuturnya lugas.
Sedangkan kepindahannya ke PDIP ini, Ismani mengaku tidak membuat laporan atau surat pengunduran diri ke Partai.
Sementara itu Raymond Tara Iswahyudi sekretaris DPC PDIP Sidoarjo, mengakui salah satu pengurus PAC PDIP Sukodono adalah mantan Caleg Partai Nasdem di Pemilu 2024.
Tara menyatakan, tidak ada aturan yang dilanggar soal masuknya Ismani ini menjadi salah satu pengurus.
Karena di data Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) milik KPU, tidak ditemukan identitas Ismani pada jajaran kepengurusan partai Nasdem.
"Ini dilakukan politik yang menurut saya wajar dan tidak ada aturan yang dilanggar," ungkap Tara.
Dari data yang ada, Ismani berada pada nomor urut 5 Caleg Partai Nasdem untuk Dapil 5.
Sedangkan di pengurusan PAC PDIP Sukodono yang baru dilantik l, Ismani duduk sebagai wakabid Pertanian dan Pangan. (Yanti)

