Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Wabup Sidoarjo Apresiasi Keberadaan Wisata Petik Buah Klengkeng


Liputan5news.com - Sidoarjo. Yulianto Garden Farm dapat menjadi tempat favorit bagi penggemar buah klengkeng. Ditempat tersebut buah klengkeng dapat dinikmati langsung dari pohonnya. Lokasinya di Desa Tulangan Kecamatan Tulangan. Sidoarjo, 31 Maret 2026.


Yulianto Garden Farm menjadi salah satu tempat wisata petik buah klengkeng yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Saat ini kebun klengkeng Yulianto Garden Farm telah masuk masa panen. Sudah dua Minggu ini dibuka. Pagi tadi, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana kesana untuk mencoba sendiri sensasi rasa buah klengkeng langsung dari pohonnya, Selasa, (31/3).


Wabup Hj. Mimik Idayana membuktikan sendiri rasa buah klengkeng yang baru saja dipanennya sendiri. Manis dengan daging buah yang tebal membuat dirinya tidak berhenti memakannya. Bahkan ia memborong berkilo-kilo buah klengkeng dari dua pohon yang dipanennya. Jenis klengkeng new cristal yang ditanam di Yulianto Garden Farm memang menjadi klengkeng unggulan nusantara.


“Rasanya manis, bijinya kecil, ternyata ini klengkeng unggulan yang ada di Indonesia yang harus kita budidayakan,” ucapnya.


Wabup Hj. Mimik Idayana mengapresiasi keberadaan wisata petik klengkeng tersebut.


Berkat kreatifitas Yulianto sang pemilik kebun, lahan tidur aset TKD Desa Kureksari Kecamatan Waru tersebut mampu menggerakkan perekonomian di Kabupaten Sidoarjo. Oleh karenanya gagasan memanfaatkan lahan-lahan tidur aset TKD seperti dapat juga ditiru.


“Ini dapat menjadi percontohan disetiap kecamatan untuk memanfaatkan lahan TKD atau lahan tidur yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.


Sementara itu Yulianto mengatakan Yulianto Garden Farm berdiri sejak empat tahun lalu. Tahun ini merupakan panen kedua buah klengkeng di kebunnya. Terdapat 300 pohon klengkeng jenis new cristal yang ditanamnya di lahan seluas 1,2 hektar. Ia memperkirakan 4 sampai 5 ton hasil panen yang akan diperoleh kali ini.


“Sudah dua Minggu ini kami buka, perkilonya kami jual Rp. 50 ribu, pengunjungnya mulai dari Kediri, Tulungagung, dari Batu Malang, dari Surabaya dari Pasuruan,”ucapnya.


Yulianto mengatakan Yulianto Garden Farm sengaja dikhususkan untuk wisata petik buah. Dari situ ia juga menyelipkan edukasi tentang buah klengkeng kepada pengunjung. Pasalnya ia melihat banyak warga yang masih awam terhadap tanaman buah klengkeng. Padahal sudah banyak dijumpai buah klengkeng yang ditanam dihalaman rumah-rumah. Dengan edukasi tersebut ia yakin masyarakat yang ingin menanam buah klengkeng akan dapat menikmati hasilnya. Tidak seperti yang selama ini dilihatnya. Banyak pohon klengkeng yang ditanam warga dipekarangan rumahnya tidak berbuah meski sudah tumbuh besar.


“Masyarakat kita ini masih awam, dikira klengkeng ini semua sama, padahal varietas klengkeng berbeda-beda, ada untuk komersil dan untuk hiasan, kalau untuk hiasan klengkeng merah ruby longan, kalau ini sama yang di impor dari Thailand, pohon klengkeng ini juga harus dibuahkan atau diboster, jika tidak, 30 tahun tidak bakalan berbuah,” ujarnya.(Yanti)