Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

VIRAL!!! Pegawai KAI Warga Curah Tulis Tongas Ditangkap, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba Jenis Pil

 
Probolinggo, Liputan5news.com
 
Kemarin, Rabu tanggal 22 April 2026, terjadi operasi penangkapan yang mencuat dan menjadi perbincangan masyarakat, berlangsung sekitar pukul 00.12 WIB di wilayah Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Seorang terduga bos jaringan peredaran narkoba jenis pil berhasil digagalkan dan ditangkap oleh aparat kepolisian Polres Pasuruan Kota.
 
Pelaku yang berhasil diamankan diketahui berprofesi sebagai pegawai Perusahaan Kereta Api Indonesia (KAI) yang bertugas menjaga palang pintu perlintasan rel kereta api di wilayah tersebut. Ia merupakan warga Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, dengan inisial ADM.
 
Dalam operasi yang dilaksanakan pada tengah malam hari itu, petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan Kota berhasil mengamankan empat orang pelaku sekaligus. Ketiga orang lainnya yang ditangkap merupakan warga asli wilayah Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.
 
Saat dikonfirmasi awak media Liputan5news.com, perwakilan kepolisian dari Kepala Seksi Reserse Narkoba Polres Pasuruan Kota membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyampaikan bahwa keempat orang yang diamankan saat ini masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan kasus secara mendalam.
 
Tim wartawan juga berusaha menghubungi Kepala Wilayah Perlintasan Kereta Api Nguling, Ridwan, melalui pesan WhatsApp untuk meminta keterangan resmi terkait status kepegawaian dan tugas pelaku. Namun, hingga berita ini diterbitkan pada Jumat tanggal 24 April 2026, pihak manajemen KAI belum memberikan tanggapan apapun atas konfirmasi yang disampaikan.
 
Keberhasilan penanganan kasus ini mendapatkan apresiasi positif dari warga Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas. Masyarakat setempat mengaku sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Polres Pasuruan Kota, yang telah berhasil menangkap pelaku utama kasus peredaran narkoba ini.
 
Salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya menyampaikan harapannya agar penanganan kasus ini tidak berhenti sampai di sini. "Kami berharap pihak kepolisian terus mengembangkan penyelidikan hingga ke akar permasalahan dan mengungkap seluruh jaringan yang ada. Obat-obatan terlarang dan narkoba ini merupakan musuh utama yang merusak masa depan generasi muda, oleh karena itu harus diberantas sepenuhnya demi keamanan dan kenyamanan bersama," tegasnya.(tim)