Liputan5news.com - Sidoarjo. Upaya pencarian terhadap balita usia 1,5 tahun yang diduga tenggelam di sungai Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, terus dilakukan. Pencarian akan dilanjutkan pada hari Sabtu (11/04) setelah upaya selama tiga hari pencarian hingga hari ini belum membuahkan hasil.
Pencarian ini berawal dari laporan yang masuk pada hari Rabu (08/04) bahwa korban diduga tenggelam di sungai yang jaraknya dekat dengan rumahnya setelah ditemukan sandal yang terapung di sungai.
“Dari laporan yang kami terima, adik ini hilang dan setelah dilakukan pencarian oleh keluarga ditemukan satu sandal milik korban terapung di sungai dan kondisi saat itu hujan” jelas Candra Kristyawan, Komandan Tim Rescue Basarnas Surabaya.
Pencarian hingga hari ketiga, Jumat (10/04), dilakukan dengan membagi tim SAR Gabungan menjadi Search and Rescue Unit (SRU) darat dan SRU air. Hari Jumat (10/04), enam SRU air dikerahkan untuk menyisir sungai dengan area pencarian hingga 6 kilometer. Candra menyebutkan tim SAR juga berupaya untuk mengurai sampah dan tanaman enceng gondok yang ada di sungai agar dapat menemukan tanda – tanda keberadaan korban.
“Sampah dan enceng gondok menjadi obstacle saat pencarian dan ada kemungkinan juga korban tersangkut di enceng gondok” imbuh Candra.
Sementara itu, SRU darat juga melakukan penyisiran di tepi sungai mulai dari ditemukannya lokasi sandal korban hingga ke Jembatan Penatar Sewu yang berjarak sekitar 2,7 kilometer.
Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian ini antara lain Basarnas Surabaya, BPBD Provinsi, BPBD Sidoarjo, TNI, POLRI, Perangkat Desa Kalidawir, SARMOB,MTA, ILS, Satpol PP, Damkar Sidoarjo, RAPI, TAGANA, FPRB, Forest, SEMAR, SARSU, Gerakan Keduli Kemanusiaan, TSA, FRPB, Relawan Kebencanaan dan Kemanusiaan, LPBI NU, Banser Satkorion, RESMI, Galena, PT GUN, dan warga sekitar. (Yanti

