Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

‎Satlantas Polres Jember Bertajuk ‘Polantas Menyapa’, Perkuat Layanan Humanis dan Komunikatif

‎Jember Liputan5news –  Di tengah hiruk pikuk antrean administrasi kendaraan, kehadiran polisi lalu lintas terasa seperti “angin segar” yang menyapa warga. Satlantas Polres Jember menggelar program “Polantas Menyapa” di kawasan Samsat Timur pada kamis (23/4/2026), menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan komunikatif kepada masyarakat.
‎Dalam pantauan awak media, Kegiatan ini dilakukan dengan cara personel Satlantas turun langsung ke lapangan, menyapa warga yang tengah mengurus dokumen kendaraan. Mereka memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara, seperti kewajiban menggunakan helm, pentingnya membawa surat-surat kendaraan lengkap, serta kesadaran mematuhi aturan lalu lintas. 
‎Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang dialog terbuka antara masyarakat dan kepolisian untuk menyampaikan berbagai aspirasi maupun keluhan terkait pelayanan Samsat dan kondisi lalu lintas di wilayah Jember.
‎Dalam pelaksanaannya, petugas Polantas turun langsung ke area pelayanan Samsat untuk memberikan pendampingan kepada warga. Tidak hanya membantu proses administrasi kendaraan bermotor, petugas juga memberikan edukasi serta solusi atas berbagai kendala yang kerap dihadapi masyarakat.ujarnya
‎“Polantas Menyapa menjadi wadah komunikasi langsung agar masyarakat merasa lebih dekat dengan kepolisian, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya disiplin berlalu lintas,” ujar Kasat lantas polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simarmata
‎Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari implementasi konsep Polri Presisi yang menekankan pelayanan prediktif, responsif, dan transparan.
‎“Program ini kami hadirkan untuk mendekatkan Polantas dengan masyarakat. Kami tidak hanya melayani, tetapi juga memberikan edukasi dan solusi atas kendala administrasi yang dihadapi warga,” ujar AKP Bernadus, dikutip hari ini, kamis (23/4/2026).
‎Dalam kegiatan ini, Satlantas Polres Jember juga menggandeng Duta Pelayanan Samsat untuk memperkuat fungsi edukasi dan pendampingan. Warga diberikan pemahaman terkait alur pelayanan, biaya resmi, hingga standar operasional prosedur (SOP) dalam pengurusan administrasi kendaraan.
‎Menurutnya, transparansi menjadi kunci utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik terhadap prosedur, potensi kesalahpahaman dapat diminimalkan.
‎“Kami ingin seluruh layanan berjalan secara humanis, transparan, dan akuntabel. Ketika masyarakat memahami prosedurnya, rasa percaya dan kenyamanan akan tumbuh dengan sendirinya,” katanya.
‎Program Polantas Menyapa juga membuka ruang dialog dua arah. Masyarakat dapat menyampaikan keluhan, pertanyaan, maupun saran secara langsung kepada petugas di lapangan. Hal ini diharapkan mampu menghadirkan sosok Polantas yang lebih empatik, ramah, dan solutif. tutupnya. (Vid)