Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Wabup Sidoarjo Antar Harapan untuk Santri Korban Mushola Roboh, Kini Punya Kaki Palsu


Liputan5news.com - Sidoarjo. Memasuki hari ke-23 Ramadan 1447 H, ada senyum yang kembali merekah di wajah Syaiful Rosi Abdillah (13). Santri yang menjadi korban runtuhnya Mushola Al Khoziny itu kini mendapat kaki palsu dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.


Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, pada Jumat (13/3/2026). Kehadiran wabup perempuan pertama di Kabupaten Sidoarjo itu membawa harapan baru bagi Rosi yang harus kehilangan salah satu kakinya akibat musibah tersebut. 


Rosi diketahui tetap bertekad melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Al Khoziny. Kaki palsu yang diberikan diharapkan dapat membantunya beraktivitas lebih mudah, termasuk saat kembali menimba ilmu di pesantren.


Mimik mengatakan bantuan itu merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang sedang menghadapi musibah, khususnya mereka yang mengalami keterbatasan fisik.


"Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama ketika mereka membutuhkan bantuan," kata Mimik.


Menurutnya, bentuk bantuan yang diberikan pemerintah dapat beragam, mulai dari bantuan sembako, perbaikan infrastruktur, bantuan kesehatan, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga berbagai kebutuhan sosial lainnya.


Sementara itu, Rosi mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia merasa kini akan lebih mudah beraktivitas dibanding sebelumnya.


"Terima kasih Bu Wabup sudah memberikan saya kaki palsu. Dengan bantuan ini saya akan lebih mudah berjalan ke mana-mana. Selama ini saya menggunakan tongkat, jadi dengan kaki palsu tentu lebih praktis," ujarnya.


Di hadapan Wakil Bupati dan warga yang menyaksikan, Rosi langsung mencoba kaki palsu tersebut. Momen itu pun disambut haru sekaligus doa dari warga sekitar.


Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk memastikan warga yang mengalami keterbatasan fisik tetap mendapatkan dukungan agar dapat hidup lebih mandiri dan menjalani aktivitas secara produktif.(Yanti)