Liputan5news.com - Surabaya. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, S.I.P., M.M., CHRMP., melakukan pemantauan langsung pelaksanaan Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di sejumlah titik strategis di Jawa Timur, pada Minggu (22/3/2026).
Kunjungan diawali dengan peninjauan kesiapan armada laut BASARNAS di dermaga Distrik Navigasi Kelas I Tanjung Perak. Dalam kesempatan itu, Syafii mengecek langsung kesiapan sejumlah Kapal Negara (KN) SAR, yakni KN SAR 249 Permadi, KN SAR 225 Widura, dan KN SAR 406 Srikandi, yang disiagakan untuk mendukung Siaga SAR Khusus selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
Dalam arahannya kepada awak kapal, Kepala BASARNAS menekankan pentingnya menjadikan setiap hambatan sebagai tantangan untuk terus berkembang. Ia juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Kesiapan mental dan profesionalisme personel menjadi kunci utama dalam pelaksanaan operasi SAR, khususnya di momen dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran,” ujarnya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Kepala BASARNAS didampingi oleh Kepala Biro Kepegawaian, Organisasi dan Tata Laksana BASARNAS, Drs. Moch. Hernanto, M.M., Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., S.IP., M.M., serta Kepala Seksi Operasi dan Siaga Didit Arie Ristandy, S.E.
Usai tinjauan dari dermaga KN SAR, Kepala BASARNAS beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke Posko Terpadu di Gapura Surya Nusantara. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan unit siaga SAR dalam menghadapi perayaan Idul Fitri yang tahun ini beririsan dengan Hari Raya Nyepi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turut hadir bersama sejumlah pemangku kepentingan sektor maritim di wilayah Tanjung Perak, termasuk unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BASARNAS menyampaikan piagam penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur atas kontribusi dan kerjasama dari segenap jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan operasi SAR di Ponpes Al Khoziny beberapa waktu yang lalu.
Dalam konferensi pers dengan sejumlah wartawan, Kepala BASARNAS menjelaskan bahwa BASARNAS terlibat dalam Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 secara terpadu bersama kementerian, lembaga, TNI, dan Polri. Operasi ini didukung oleh 365 pos gabungan dan 196 pos mandiri yang tersebar di seluruh Indonesia.
Selain itu, BASARNAS juga memastikan kesiapsiagaan selama 24 jam penuh di seluruh Kantor SAR guna merespons cepat setiap potensi keadaan darurat.
Beliau pun mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas, terutama selama masa libur panjang.
“Kesadaran terhadap keselamatan harus menjadi prioritas. Dengan begitu, harapannya mudik berjalan aman dan keluarga tetap bahagia,” katanya.
Di akhir keterangannya, Kepala BASARNAS menyampaikan apresiasi kepada seluruh instansi terkait serta rekan media atas sinergi yang telah terjalin dalam mendukung pelaksanaan operasi kemanusiaan. (Yanti)

