Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Tim SAR Gabungan Evakuasi Adi dari Dasar Sumur di Dukuh Gupit Ponorogo


Liputan5news.com - Ponorogo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi Adi Saputra (15) seorang pelajar asal dukuh Gupit RT 03 RW 04, desa Bulu Lor, dari dalam sumur sedalam sekitar 12 meter yang ada di desa Bulu Lor, kecamatan Jambon, kabupaten Ponorogo.


Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat berhasil dijangkau petugas sekitar pukul 06.30 WIB.


Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H. selaku SMC mengatakan, setibanya di lokasi kejadian, tim rescue Pos SAR Trenggalek segera melakukan asesmen untuk menentukan metode evakuasi yang paling aman. 


“Tim SAR gabungan menggunakan peralatan vertical rescue. Satu orang rescuer Pos SAR Trenggalek diturunkan dengan teknik lowering untuk menjangkau korban secara langsung,” ujar Nanang.


Setelah berhasil menjangkau korban di dasar sumur, rescuer melakukan packing jenazah sebelum proses pengangkatan. Jenazah kemudian dievakuasi ke permukaan menggunakan teknik lifting secara bertahap, dengan pengamanan pada sistem tali dan anchor guna memastikan keselamatan personel.


Koordinator Pos SAR Trenggalek, Bayu Prasetyo S.E., menjelaskan bahwa proses evakuasi tidak lepas dari sejumlah kendala teknis. Diameter sumur yang relatif kecil membatasi ruang gerak petugas, sementara kondisi di dalam sumur juga berpotensi membahayakan.


“Selain ruang yang sempit, terdapat potensi gas beracun di dalam sumur. Oleh karena itu, rescuer yang turun ke dalam sumur dilengkapi peralatan SCBA sebagai langkah mitigasi risiko,” kata Bayu.


Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Adi Saputra langsung dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dari petugas yang berwenang.


Proses evakuasi ini melibatkan unsur SAR gabungan, antara lain tim rescue Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Ponorogo, Polres Ponorogo, Polsek Jambon, Koramil Jambon, Puskesmas Jambon, serta sejumlah potensi SAR lainnya. (Yanti)