Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Dugaan Motor Terkait Kasus Begal Dikeluarkan dari Polsek Ranuyoso, Wartawan Mengaku Dilarang Meliput‎

‎Lumajang – liputan5News.com
‎Warga Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, mempertanyakan penanganan sebuah sepeda motor yang sebelumnya diamankan di Mapolsek Ranuyoso pada Senin (23/2/2026).

‎Sepeda motor jenis Honda Vixion tersebut disebut-sebut diamankan karena diduga berkaitan dengan kasus dugaan tindak kriminal begal yang belakangan marak terjadi di wilayah Lumajang, khususnya di Kecamatan Ranuyoso.
Menurut informasi yang dihimpun dari sejumlah warga, motor tersebut memiliki kondisi tanpa pelat nomor polisi, tidak dilengkapi spion, menggunakan knalpot tidak standar, serta pengendaranya disebut tidak dapat menunjukkan identitas saat diamankan. Namun demikian, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait status hukum kendaraan maupun pemiliknya.
‎dengan ini Seorang warga Desa Wates Wetan berinisial SH menyampaikan kepada awak media bahwa masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat menangani kasus-kasus dugaan kriminalitas secara transparan dan profesional. Ia juga menyebut adanya kabar yang beredar di masyarakat mengenai dugaan kendaraan tersebut telah dikeluarkan dari Polsek.
‎Selain itu, seorang wartawan mengaku tidak diperkenankan memasuki Mapolsek Ranuyoso saat hendak melakukan konfirmasi terkait informasi tersebut. Menurut pengakuannya, larangan itu disampaikan oleh anggota piket yang menyebutkan bahwa hal tersebut merupakan arahan pimpinan.
‎Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Ranuyoso belum memberikan keterangan resmi terkait:
‎oleh karena itu ,Status kendaraan yang diamankan
‎Alasan pengeluaran kendaraan (jika benar telah dikeluarkan)
‎Klarifikasi mengenai dugaan adanya pembayaran sejumlah uang dengan nominal satu juta lima ratus rupiah (1.5 juta ) info pembayaran tersebut dari orang tua si terduga motor begal ,
Kebijakan pembatasan akses wartawan ke lingkungan Mapolsek
‎Masyarakat berharap pihak berwenang dapat memberikan penjelasan terbuka guna menjaga kepercayaan publik serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Ranuyoso tetap kondusif. imbuhnya. (Tim)