Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Sabet Juara 1 di Jember, Koleksi Batu Akik Ati Ayam Milik Cak Timan Lumajang Tak Terkalahkan


​liputan5news.com Lumajang – Nama Lumajang kembali harum di kancah komunitas pecinta antik Jawa Timur. Cak Timan, seorang kolektor pusaka dan pegiat benda antik asal Desa Wonocempokoayu Kecamatan Senduro Lumajang, sukses meraih podium tertinggi dalam Lomba Uji Tembak Batu Akik dan Fosil yang diselenggarakan oleh Paguyuban Antik Jember (PAJEMBER), Minggu (26/1/2026).
Bertempat di Taman Wisata Tanjungsari, Umbulsari, Jember, persaingan berlangsung sangat sengit, tidak tanggung-tanggung, salah satu koleksi andalan Cak Timan harus berhadapan dengan lebih dari 500 peserta yang datang dari berbagai penjuru wilayah.
Dominasi Batu Akik Ati Ayam Bintang utama dalam kemenangan ini adalah Batu Akik Ati Ayam milik Cak Timan. Batu dengan warna merah khas ini berhasil mencatatkan poin tertinggi dalam kategori uji tembak, menyisihkan ratusan batu akik dan fosil lainnya yang ikut diperlombakan.

​Kepada awak media, pria yang akrab dengan dunia pusaka ini mengaku tidak menyangka koleksinya akan keluar sebagai juara pertama di tengah kepungan ratusan peserta.

​"Alhamdulillah, ini rezeki. Batu Akik Ati Ayam ini sebenarnya sudah lama saya simpan. Dulu dapatnya dari teman sesama kolektor di Lumajang juga. Memang sudah lama saya rawat, jadi ada ikatan batin tersendiri," ungkap Cak Timan dengan wajah berseri.

​Menurutnya, memenangkan lomba bukan sekadar soal memiliki batu yang bagus, tapi juga ketelatenan dalam merawatnya. Cak Timan dikenal sangat disiplin dalam menjaga kualitas koleksi-koleksinya, mulai dari batu mulia hingga benda pusaka peninggalan leluhur.

​Kemenangan ini pun mendapat apresiasi dari para anggota Pajember. Keberhasilan kolektor asal Lumajang ini membuktikan bahwa kualitas "barang" dari daerah kaki Gunung Semeru memiliki daya saing yang sangat tinggi di tingkat regional.

Joni Kiwir Ketua Paguyuban Antik Jember (PAJEMBER) menyampaikan apresiasinya atas partisipasi kolektor dari luar kota. Kemenangan Cak Timan membuktikan bahwa kualitas koleksi asal Lumajang tidak bisa dipandang sebelah mata di kancah regional.(Tim)