Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

HUT ke-167, Sidoarjo Hadirkan Wajah Kota Yang Lebih Modern


Liputan5news.com - Sidoarjo. Perayaan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo ke-167 tahun 2026 menjadi momentum bagi Pemkab Sidoarjo untuk menunjukkan deretan capaian pembangunan sepanjang 2025. Bupati Sidoarjo H Subandi menegaskan komitmen pemerintahannya untuk menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.


Salah satu capaian yang menjadi sorotan utama adalah revitalisasi Alun-alun Sidoarjo. Bupati Subandi menyebut langkah tersebut sebagai kado istimewa untuk warga.


Alun-alun ini bukan sekadar taman kota, tetapi simbol kebanggaan masyarakat Sidoarjo. Kami ingin ruang publik ini tampil lebih baik, inklusif, dan nyaman untuk semua. Ini hadiah ulang tahun Sidoarjo yang kami persembahkan untuk warga,” kata Bupati Subandi.


Ia menegaskan bahwa revitalisasi bukan hanya proyek fisik, tetapi juga bagian dari perubahan wajah kota.


“Kami ingin Sidoarjo punya ruang interaksi yang hidup, tempat anak muda berkegiatan, keluarga bersantai, dan pusat tumbuhnya kreativitas. Ini bukti bahwa pembangunan harus membawa suasana baru,” ujarnya.


Di sektor pendidikan, Pemkab Sidoarjo memperluas program beasiswa yang pada 2025 telah menjangkau 2.010 penerima. Tahun ini, jumlahnya ditargetkan mencapai 4.000.


“Investasi terbesar sebuah daerah adalah SDM-nya. Kalau anak-anak kita bisa sekolah tinggi, maka masa depan Sidoarjo juga akan lebih maju. Karena itu beasiswa akan terus kami perluas,” tegas Bupati Subandi.


Di bidang infrastruktur, 13 ruas jalan telah dibeton sepanjang 2025. Pada 2026 program percepatan perbaikan infrastruktur diperkuat melalui PIWK yang menyasar 18 kecamatan. Bupati Subandi menegaskan bahwa infrastruktur adalah tulang punggung ekonomi. 


Kalau jalannya bagus, ekonomi bergerak. Mobilitas lancar, distribusi juga lancar. Ini pembangunan yang dampaknya langsung bisa dirasakan,” ucapnya.


Upaya penanganan banjir juga terus berjalan. Normalisasi sungai, perbaikan drainase, hingga pembangunan rumah pompa dipercepat.


“Masalah banjir tidak bisa selesai dalam semalam. Tetapi kami bekerja setiap hari. Sungai dinormalisasi, rumah pompa ditambah, dan kami pastikan tidak ada wilayah yang diabaikan,” jelasnya.


Sektor sosial juga menunjukkan capaian besar. Pemkab bersama Baznas merehabilitasi 450 RTLH sepanjang 2025. Pemerintah juga sigap menangani bencana kecil maupun besar.

“Setiap rumah yang roboh, terbakar, atau rusak, kami langsung turun. Negara harus hadir, itu prinsip kami,” kata Subandi.


Sementara di bidang kesehatan, Sidoarjo mempertahankan UHC dan meraih penghargaan nasional STBM.


“Kesehatan masyarakat adalah prioritas. JKN, jamban sehat, penurunan stunting—itu semua kami jalankan serius. Tidak boleh ada warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan,” tambahnya.


Dari sisi ekonomi, realisasi investasi Sidoarjo sepanjang 2025 mencapai Rp 18,89 triliun atau 155,84 persen dari target. Sidoarjo juga masuk Top 7 nasional dalam kualitas pelayanan publik versi Ombudsman RI.


Menutup rangkaian capaian, Bupati Subandi menegaskan bahwa seluruh prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan seluruh pihak.

“Capaian-capaian ini bukan hanya hasil pemerintah, tetapi hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Kami ingin Sidoarjo makin kuat, makin tangguh, dan makin sejahtera,” ucapnya.


Ia memastikan pembangunan akan terus dilanjutkan.

“Ini baru permulaan. Kami akan terus bekerja agar Sidoarjo tumbuh lebih modern, lebih manusiawi, dan semakin melompat di tahun-tahun mendatang,” tegas Subandi.(Yanti)