Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

BKD Sidoarjo Gelar Orientasi PPPK 2025, Bekali Aparatur Baru dengan Kompetensi dan Kedisiplinan


Liputan5news.com - Sidoarjo. Seratus lima puluh aparatur baru tampak antusias mengikuti orientasi PPPK angkatan 2025 yang digelar Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sidoarjo sejak  Selasa (27/1/2026). Selama tiga hari, para peserta dibekali berbagai materi dasar ke-ASN-an untuk memperkuat kompetensi sekaligus menanamkan kedisiplinan sejak awal mereka bergabung.


Diikuti 150 peserta pada gelombang pertama, kegiatan ini menjadi langkah awal adaptasi para PPPK sebelum mereka bertugas penuh di lingkungan Pemkab Sidoarjo.


Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi BKD Sidoarjo, Ely Widi Astutik, menyebut orientasi wajib diberikan agar PPPK memahami struktur organisasi, tata kelola kepegawaian, hingga aturan disiplin yang harus dipatuhi. 


“Banyak dari mereka sebelumnya tenaga kontrak. Orientasi ini penting agar mereka siap menjadi bagian dari ASN dan memahami peran barunya,” ujar Ely ditemui di Kantor BKD Kabupaten Sidoarjo, Rabu (28/1/2026). 


Menariknya, kondisi peserta cukup beragam, termasuk ada yang tengah hamil. BKD pun menyesuaikan aktivitas agar peserta tetap bisa mengikuti kegiatan tanpa mengabaikan kondisi fisik.


"Kami fleksibel. Jika ada yang tidak kuat mengikuti aktivitas fisik, kami berikan dispensasi. Tapi nilai kedisiplinan tetap kami tanamkan,” tambah ibu dari empat orang putra ini.



Pada hari pertama, peserta langsung mendapat materi kedisiplinan lewat pelatihan PBB bersama Kodim 0816 Sidoarjo. Setelah itu, sesi pembelajaran di kelas berlangsung dengan menghadirkan narasumber dari provinsi dan dari internal BKD Kabupaten Sidoarjo.


Ely menyebut tahun ini ada 550 PPPK dengan pelaksanaan orientasi dibagi dalam empat gelombang dan ditargetkan tuntas pada triwulan ketiga. Sebelum sesi tatap muka, para PPPK juga telah mengikuti pembelajaran daring sebagai pengenalan awal.


Ia berharap orientasi ini mampu menciptakan PPPK yang siap bekerja, memahami aturan, serta mampu berkolaborasi dalam mendukung pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo.


“Kami ingin mereka tidak hanya memenuhi administrasi, tetapi juga bisa menyatu dengan lingkungan kerja dan berkontribusi pada pelayanan masyarakat,” katanya.(Yanti)