Probolinggo | Liputan5News.com
Pekerjaan perbaikan perlintasan rel kereta api Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, semakin memantik tanda tanya besar. Sudah lebih dari dua pekan proyek ini berjalan, namun tak satu pun aktivitas pekerja terlihat di lapangan. Jalan sudah digali, namun dibiarkan begitu saja tanpa penanganan lanjutan.
Padahal, sebelum digali, Jalan Nasional Surabaya–Banyuwangi di titik tersebut tidak memiliki masalah berarti. Namun sejak Minggu pagi saat perbaikan dimulai, kondisi justru berubah kacau.
Awal-awal, masih terlihat rambu-rambu peringatan pekerjaan. Sayangnya kini semua rambu itu hilang entah ke mana, persis seperti para pekerjanya yang juga “menghilang”.
---
Pengendara Terjatuh Setiap Hari
Tim wartawan Liputan5Nwes.com yang memantau lokasi pada Rabu sore (10/12/2025) usai hujan dan Kamis pagi (11/12/2025) menemukan banyak pengendara motor terpeleset dan jatuh.
Salah satu kejadian menimpa seorang perempuan pengendara Honda PCX putih yang terjatuh tepat di belakang sebuah truk yang baru melintas. Beruntung ia hanya mengalami luka lecet, meski motornya rusak.
“Siapa yang harus bertanggung jawab kalau setiap hari ada yang jatuh seperti ini?” keluh warga di lokasi.
---
Mobil L300 Tersangkut, Jalan Terlalu Tinggi
Sekitar pukul 10.30 WIB, sebuah mobil L300 tidak mampu menyeberangi perlintasan karena elevasi sambungan jalan dan rel terlalu tinggi. Sopir yang kami wawancarai tampak sangat kesal.
> “Kalau anggarannya sudah nggak ada, kami sopir siap iuran untuk memperbaiki. Saya capek mas… sudah macet, nyangkut pula di tengah rel,” ujarnya geram.
Ia bahkan menegaskan,
> “Kalau mau ditutup sekalian ya tutup saja sekalian! Daripada seperti ini setengah-setengah.”
---
Ke Mana Pihak Berwenang?
Pertanyaan semakin mengarah kepada pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab:
Polda dan Polres Probolinggo
Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo
Dinas PUPR Provinsi Jawa Timur
PT KAI / pihak kontraktor pelaksana
Hingga berita ini ditayangkan, tak ada satu pun dari pihak tersebut yang turun mengecek kondisi lapangan, apalagi memberi penjelasan resmi. Padahal kondisi tidak hanya menimbulkan kecelakaan, tetapi juga macet panjang dan potensi gangguan keselamatan di jalur kereta.
---
Masyarakat Menunggu Jawaban
Warga berharap pemerintah segera turun tangan sebelum ada korban yang lebih parah. Jalan nasional tidak boleh dibiarkan dalam kondisi membahayakan, apalagi berada di titik vital perlintasan kereta api.
Liputan5Nwes.com akan terus melakukan pemantauan dan menunggu klarifikasi dari pihak terkait.(hs)
