Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

BESI KOLOM BERKARAT MENCUAT KELUAR, COR TIANG KEROPOS SANA-SINI - PROYEK REHAB Rp 338 JUTA SDN JARANGAN II REJOSO DIDUGA TAK SESUAI SPESIFIKASI TEKNIS

PASURUAN,Liputan5news.com:Proyek pendidikan yang seharusnya menjamin keselamatan guru dan siswa, justru berubah menjadi ancaman maut. Proyek Rehabilitasi Ruang Guru / Kepala Sekolah / TU dan Toilet SDN Jarangan II Rejoso, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan diduga kuat dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis dan RAB.

Hal ini terlihat jelas secara kasat mata di lapangan: besi kolom berkarat parah dan tampak mencuat keluar dari cor, hingga cor tiang terlihat keropos sana-sini.

Proyek milik Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan ini menjadi sorotan publik setelah LSM TAMPERAK menemukan fakta memprihatinkan di lokasi pekerjaan.

"Di setiap tiang kolom, terlihat jelas besi behel dan tulangan utama dalam kondisi berkarat coklat tua, keropos dan tidak dibersihkan. Bahkan besi tersebut mencuat dan terlihat dari luar karena selimut beton tidak ada.ungkap Hasim ashari,tim TAMPERAK .

"Dugaan kami, besi yang dipakai adalah besi bekas atau besi afkir yang dibeli murah, bukan besi baru SNI Ulir atau Polos sesuai RAB. Ini adalah modus pengurangan mutu untuk meraup keuntungan.imbuh hasim.


Temuan lainya cor tiang atau kolom terlihat keropos di sana-sini, berpori-pori besar, berlubang-lubang dan adukan tidak padat.

Bahkan di beberapa titik, untuk menutupi lubang keropos, pekerja menambalnya dengan kertas sak semen yang dijepit di dalam cor. Ini bukan metode konstruksi, ini metode menipu.

Jika mutu beton rencana K-250, maka mutu aktual di lapangan ini diperkirakan hanya K-50 sampai K-80.Sangat jauh dari standar keselamatan bangunan gedung.

Pihak pelaksana proyek SDN Jarangan 2 Rejoso ,Cv.Zafran rafa konstruksi dihubungi melalui nomor 0878 5711 #### sebagaimana tertera pada lpjk.pu.id ,tidak memberi respon ataupun membalas pesan terkirim .(ze)