Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Kapus Curahtulis Ajak LSM Garda Nusantara Mediasi Demi Jaga Kondusifitas Tongas




Probolinggo – liputan5news.com

Dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah, Kepala Puskesmas Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo menggelar mediasi bersama LSM Garda Nusantara. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman KH. Saiful Hadi selaku Tokoh agama, Desa Curah Dringu.

Mediasi ini dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya Camat Tongas Rochmat Widiarto, S.STP., M.A.T., Ketua LSM Garda Nusantara DPP H. Suhadak, SH beserta anggota, Kepala Puskesmas Curahtulis drg. Vike Mei Diastutik bersama staf, perwakilan Intel Polres Probolinggo Kota, KH. Saiful Hadi, serta Kepala Desa Curah Dringu.

Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah Kecamatan Tongas yang selama ini telah berjalan dengan baik. Melalui forum komunikasi Forkopimcam, diharapkan dapat ditemukan solusi terbaik terhadap dinamika yang sempat terjadi.dan mengingat puskemas merupakan pelayanan publik dan sudah diatur oleh UUD Tidak bisa untuk aspirasi atau orasi

Kepala Puskesmas Curahtulis, drg. Vike Mei Diastutik, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja internal, mulai dari pimpinan hingga staf.

“Kami akan melakukan evaluasi agar ke depan lebih disiplin, bijak, dan responsif. Pelayanan kepada masyarakat, khususnya pengguna BPJS JKN, akan kami prioritaskan sesuai hak-haknya,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh agama KH. Saiful Hadi menekankan pentingnya kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

“Kita harus saling merangkul, tidak ada perbedaan kelas. Semua warga memiliki hak yang sama,” tuturnya.

Perwakilan Intel Polres Probolinggo Kota juga mengajak semua pihak untuk menjaga kebersamaan dan keharmonisan.
“Mari kita berdiri sama rata, duduk sama rendah, demi menjaga situasi tetap kondusif,” ungkapnya.

Di akhir pertemuan, Ketua LSM Garda Nusantara DPP, H. Suhadak, SH menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah.

“Kami sebagai fungsi kontrol eksternal tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya, saling menghormati, dan siap bersinergi demi menjaga kondusifitas wilayah,” tegasnya.

Dengan adanya mediasi ini, diharapkan hubungan antar pihak semakin harmonis serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.(tim)