Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Pencarian Pelajar SMPN Candipuro Hanyut Di Sungai Garinten Jember Terus Berlanjut


Jember liputan5news.com
Pencarian korban hanyut berinisial WA (16) pelajar salah satu SMPN di Kabupaten Lumajang warga Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang di Muara Garinten pada hari Sabtu sore masih berlanjut.

Arifin kakak dari ayah WA menjelaskan, saat berangkat dari rumahnya tidak ada yang dipamiti dan berangkat dari rumah ikut rombongan tetangga sebelah rumah menaiki pick up beserta yang lainnya.

“Berangkat dari rumah kira kira jam 9 pagi, dengan tujuan ke laut, tapi tidak dijelaskan laut mana, setelah sampai di Pantai Paseban dan berhenti di Gazebo untuk makan makan,” ucap Arifin, Senin (30/3/2026) malam.
Lanjut keluarga, setelah makan mereka bertiga mandi di muara Garinten dan rombongan tidak tahu kalau mereka mandi. Sekitar pukul 15.00 WIB, dua temannya berlari ke rombongan mengabarkan kalau WA hanyut.

Ahmad, tetangga korban juga mengatakan, pada saat itu juga rombongan berlari menuju lokasi korban mandi, namun apa daya saudara WA tidak nampak lagi.

“Bahkan tanda-tanda korban tidak ada, yang ada hanya sandal, jaket, dan handpone korban. Sejak kejadian itu saya tidak pulang sama sekali, saya turut serta mencari korban. Bahkan di tempat kejadian kita kasih tanda bambu,” jelas Ahmad.

Cik Ono, Kepala Desa Penanggal saat di lokasi sangat mengapresiasi pada Pemerintah Desa Paseban atas dibantunya pencarian korban. Sejak kejadian, Basarnas dan BPBD Kabupaten Jember hadir. Cik Ono memohon bantuan kepada BASARNAS maupun BPBD Kabupaten Jember untuk terus melakukan pencarian, karena BPBD dan BASARNAS yang mempunyai alatnya.

“Memang mulai minggu BASARNAS dan BPBD Jember melakukan pencarian ke Pulau Nusobarong, tapi masih belum membuahkan hasilnya,” tuturnya.

Amatan media ini, tampak hadir Pemerintah Desa (PEMDES) Penanggal, Kecamatan Candipuro sampai hari ketiga pencarian beserta saudara dan tetangga masih di lokasi kejadian sambil mendirikan tenda dan alas seadanya.(tim)