Liputan5news.com - Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyatakan komitmennya untuk terus mempererat sinergi dalam mendorong kemajuan dan kemakmuran masjid di Kabupaten Sidoarjo. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi, saat menerima audiensi jajaran pengurus **Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sidoarjo di ruang transit Pendopo Delta Wibawa, Senin (2/3/2026), dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.
Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan rasa syukur dapat bersilaturahmi dengan para pengurus DMI serta mengapresiasi berbagai program yang telah dijalankan. Menurutnya, sejumlah kegiatan seperti pelatihan kurban dan program bersih-bersih masjid merupakan langkah positif yang patut didukung bersama.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, di Sidoarjo terdapat kurang lebih 1.492 masjid dan hampir 4.000 musala. Dengan jumlah tersebut, ia meyakini program-program yang disampaikan Ketua DMI dapat berjalan optimal apabila seluruh pengurus turut terlibat aktif dan bersinergi dengan pemerintah daerah.
Subandi juga menyinggung pemberian insentif bagi imam masjid yang selama ini telah diberikan Pemkab Sidoarjo sebesar Rp2,5 juta per tahun. Ia berharap ke depan para marbot masjid juga dapat memperoleh perhatian serupa sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga dan memakmurkan rumah ibadah.
Di tengah tantangan fiskal daerah akibat pemotongan transfer pusat ke daerah sebesar Rp450 miliar yang berdampak pada defisit anggaran sekitar Rp151 miliar, Subandi menegaskan komitmennya untuk tetap mencari solusi. Ia menyampaikan bahwa peluang pemberian insentif bagi marbot akan dikaji melalui penyesuaian anggaran tahun 2026 maupun 2027.
“Nantinya akan kita hitung kembali total kebutuhannya. Apabila tidak terlalu berat, insyaallah akan kita ajukan sebagai bentuk penghargaan Pemkab kepada para marbot,” ujarnya.
Selain itu, Subandi juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan takmir dan pembinaan masjid, termasuk pemetaan guna mencegah potensi penyimpangan paham radikal. Ia berharap kebersamaan yang terbangun dapat semakin memperkuat kegiatan keagamaan yang kompak, harmonis, dan membawa dampak positif bagi masyarakat Sidoarjo.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Sidoarjo, Imam Mukozali, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Bupati terhadap berbagai program DMI. Di antaranya sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), pelaksanaan Halaqah Zakat dan Halaqah Kurban, program “Bersih-Bersih Masjid Berkah”, serta program “Eco - Green Masjid” yang mendorong masjid ramah lingkungan melalui pemanfaatan lahan kosong untuk penghijauan dan tanaman produktif.
Ia juga mengungkapkan telah terjalin kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan perbankan syariah guna memberikan perlindungan keselamatan kerja bagi para marbot. Perhatian tersebut turut dikemas dalam program “Lebaran Marbot Bahagia” sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan mereka.
Di akhir sambutannya, Subandi berharap kepengurusan DMI ke depan semakin solid dan berkelanjutan dalam memakmurkan masjid serta memperkuat ukhuwah Islamiah di Kabupaten Sidoarjo, sehingga sinergi antara pemerintah daerah dan elemen umat dapat terus terjalin demi kemajuan dan kemakmuran bersama.(Yanti)

