Update Terbaru

6/recent/ticker-posts

Hari Pertama Puasa Ramadan, Ratusan Warga Sidoarjo Padati Mobil BNI Guna Tukar Uang Baru


Liputan5news.com - Sidoarjo. Luar biasa antusias warga Sidoarjo, memasuki hari pertama puasa Ramadan Ratusan warga Sidoarjo memadati mobil BNI keliling guna menukarkan uang baru di depan halaman Masjid Agung Sidoarjo. Mereka datang sejak pagi untuk menukarkan uang baru sebagai persiapan berbagi saat Lebaran nanti.


Program penukaran uang baru ini merupakan bagian dari Serambi Ramadan yang digelar Bank Indonesia melalui aplikasi Pintar BI. Dengan sistem pendaftaran online, masyarakat hanya bisa dilayani jika telah memiliki kuota sesuai jadwal yang tertera di aplikasi.


Nur Hidayat, perwakilan Cash Center Kanwil BNI Surabaya, mengatakan bahwa layanan penukaran ini merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia dan jaringan perbankan di Jawa Timur.


“Ada 10 bank jangkar yang berpartisipasi. Masing-masing bank membuka layanan penukaran melalui kas keliling di wilayahnya. Untuk BNI, kami bertugas di Masjid Agung Sidoarjo,” jelasnya kepada Aksaraindonesia.id di dalam mobil keliling BNI depan Masjid Agung Sidoarjo, Kamis (19/2/2026). 


Ia menegaskan bahwa penukaran hanya dilayani bagi warga yang sudah mendaftar melalui aplikasi Pintar BI.


“Jadi yang datang mendadak tanpa pendaftaran tidak bisa dilayani. Warga yang kami layani hari ini sudah mendaftar sejak 13 Februari 2026,” tambahnya.



Menurut Nur Hidayat, kuota penukaran mencapai 300 orang per titik, dengan nominal maksimal penukaran sebesar Rp5.300.000 per orang. Pecahan yang tersedia mulai dari Rp50.000 hingga Rp1.000. Selain di Sidoarjo, layanan serupa juga berlangsung di Ciputra World dan Grand City.


Di tengah kerumunan, warga bernama Budi tampak sumringah usai mengantre. Ia mengaku rutin menukarkan uang baru setiap menjelang Lebaran.


“Setiap tahun saya selalu bagi-bagi uang ke anak, saudara, dan tetangga. Senang sekali, hari pertama Ramadan sudah bisa menukarkan uang baru,” ujarnya.


Antrean yang panjang sejak pagi menunjukkan antusiasme masyarakat Sidoarjo menyambut tradisi berbagi di hari raya—sebuah kebiasaan yang tetap hangat di tengah perkembangan zaman.(Yanti)