Liputan5news.com - Sidoarjo. Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan suci Ramadan, Bhabinkamtibmas Desa Pertapan Maduretno, Polsek Taman, Aiptu Sudarmadi melaksanakan kegiatan sambang desa yang dirangkaikan dengan salat tarawih berjamaah bersama warga, Senin (23/2/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid di Desa Pertapan Maduretno. Kehadiran Aiptu Sudarmadi di tengah masyarakat menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan warga, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut menjalankan ibadah di bulan penuh berkah.
Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Aiptu Sudarmadi berbaur dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda desa. Usai pelaksanaan salat tarawih, ia menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada jamaah yang hadir.
Ia mengimbau warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, khususnya pada malam hari selama Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. Warga diingatkan agar memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan untuk beribadah, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor maupun gangguan ketertiban lainnya.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama antara aparat Kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Sudarmadi juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan toleransi antar warga serta tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks atau informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila diperlukan.
Aiptu Sudarmadi mengatakan bahwa kegiatan sambang yang dirangkaikan dengan ibadah tarawih merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin semakin dekat dengan masyarakat. Keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan siskamling, serta menjaga kerukunan agar situasi selama Ramadhan tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga berharap sinergitas antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga tercipta lingkungan yang nyaman, damai, dan harmonis, tidak hanya selama bulan Ramadan tetapi juga seterusnya.(Yanti)

