Probolinggo, Liputan5news.com - Pertemuan strategis antara Kepala Perum Perhutani Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Probolinggo,Akhmad Faizal, S Hut., MM., dengan Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris,membahas Upaya percepatan pengembangan potensi wisata alam di Kabupaten Probolinggo.16/8/2025.
Selain sektor pariwisata pengembangan air panas di desa Segaran kecamatan Tiris ,pertemuan ini juga menyoroti potensi ekonomi lain, yakni pengembangan budidaya madu. Rencana ini akan diwujudkan melalui penanaman pohon randu secara masif di kawasan Hutan daerah Lumbang, yang dikenal sebagai sentra peternak tawon madu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas madu lokal dan mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Bupati Probolinggo, Gus dr. Mohammad Haris, menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya sinergi antara pihak Perhutani dan pemerintah daerah.
"Kolaborasi ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk memajukan perekonomian berbasis potensi lokal. Dengan penanaman pohon randu, kita tidak hanya melestarikan lingkungan, tetapi juga merangsang peternak tawon madu dan UMKM agar lebih maju dan mandiri. Pembangunan ini harus berlandaskan pada prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat," kata Gus dr. Mohammad Haris.
"Perhutani siap berkolaborasi dengan Pemkab Probolinggo dalam menyusun rencana induk pengembangan yang komprehensif, mulai dari peningkatan aksesibilitas hingga pembangunan fasilitas pendukung yang ramah lingkungan. Tujuannya adalah menciptakan destinasi wisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar," ujar Kepala Perhutani KPH Probolinggo, Akhmad Faizal, S.Hut., MM. menyatakan komitmen penuh Perhutani untuk bersinergi dengan Pemkab Probolinggo.(Ze*)
