Liputan5news.com - Sidoarjo. Kegiatan Kids Entrepreneurship Day (KED) dalam rangka Al Muslim Students Fair tahun ajaran 2025/2026 menjadi salah satu kegiatan yang paling ditunggu oleh siswa-siswi SD Al Muslim. Selama dua hari pelaksanaan, area sekolah dipenuhi semangat, kreativitas, serta antusiasme siswa dalam mengenalkan dan menjual berbagai produk hasil ide mereka sendiri.


Tema besar fair dalam kegiatan ini memberikan kebebasan kepada siswa untuk berjualan tanpa membatasi kreativitas. Anak-anak diberi kesempatan untuk menentukan sendiri jenis produk yang ingin dijual dengan melihat peluang bisnis yang ada di lingkungan sekitar mereka. Mulai dari makanan, minuman, kerajinan sederhana, hingga berbagai produk kreatif lainnya hadir dalam kegiatan ini. Kebebasan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk belajar mengenali kebutuhan masyarakat sekaligus melatih keberanian dalam mengambil keputusan.


Di era sekarang, peluang usaha semakin berkembang pesat. Teknologi mempermudah promosi dan memperluas cara seseorang menawarkan produk. Namun, keberhasilan dalam berjualan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kemampuan komunikasi, kerja sama, kreativitas, dan keberanian menghadapi tantangan. Karena itu, KED hadir sebagai wadah pembelajaran nyata agar siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung.



Melalui kegiatan ini, siswa-siswi SD Al Muslim dilatih menjadi pribadi yang Communicative. Mereka belajar berbicara di depan umum, menjelaskan produk yang dijual, mempromosikan dagangan dengan percaya diri, serta berinteraksi secara santun dan persuasif kepada pembeli. Anak-anak juga belajar Managing and Collaboration, yaitu mengatur strategi penjualan dan bekerja sama dengan teman maupun guru selama kegiatan berlangsung.


Tidak hanya itu, siswa juga belajar menghitung modal, menentukan harga, memperkirakan keuntungan, serta memahami proses jual beli secara sederhana. Pengalaman ini melatih kemampuan berpikir kritis dan problem solving dalam menghadapi situasi nyata. Anak-anak belajar bahwa sebuah usaha membutuhkan perencanaan, kerja sama, tanggung jawab, dan kreativitas.


Jika pembelajaran hanya dilakukan melalui teori tanpa praktik, siswa dapat merasa bosan dan kurang memahami tujuan pembelajaran.


Kepala SD Al Muslim, Ustazah Fatimatuz Zahroh, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Kids Entrepreneurship Day menjadi salah satu bentuk pembelajaran nyata yang penting untuk perkembangan siswa di era saat ini.“Anak-anak perlu diberikan ruang untuk mencoba, berproses, dan belajar langsung dari pengalaman nyata. Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar tentang jual beli, tetapi juga belajar percaya diri, berkomunikasi, bekerja sama, serta berani melihat peluang di sekitar mereka. Pengalaman praktik seperti inilah yang akan lebih mudah dipahami dan membekas pada diri anak-anak,” tuturnya. 


Wakil Kepala SD Al Muslim juga mengatakan “Anak-anak mampu untuk melakukan hal ini. Mereka bahkan merasa bangga dan semakin semangat ketika diberi kesempatan untuk menunjukkan hasil jualan mereka,” ungkap ustazah Kusnanik Sulandari, S.Pd. wakil kepala sekolah bidang kesiswaan.


Kegiatan KED juga selaras dengan visi SD Al Muslim dalam membentuk generasi fil ard rahmatan lil alamin, yaitu generasi yang membawa manfaat dan kebaikan bagi lingkungan sekitar. Nilai tersebut terlihat melalui berbagai dimensi Profil Al Muslim yang dikembangkan selama kegiatan berlangsung.



Siswa dibiasakan menjadi pribadi yang Spiritually Rich, yaitu beriman, bertaqwa, dan bersyukur dalam setiap proses belajar. Sikap Caring and Sharing tumbuh saat siswa saling membantu dan berbagi dengan sesama. Nilai Responsibility dan Integrity juga terlihat melalui kedisiplinan, kejujuran, serta tanggung jawab dalam menjalankan usaha kecil mereka.


Kegiatan ini juga membentuk Self Confidence siswa untuk berani tampil dan menunjukkan potensi diri. Melalui proses jual beli, siswa belajar Critical Thinking and Problem Solving saat menentukan strategi penjualan dan menghadapi tantangan di lapangan. Semangat Continuous Learning and Innovate pun tumbuh ketika siswa berani mencoba ide baru dan melihat peluang bisnis di sekitar mereka. Selain itu, siswa mengembangkan Technology Skills melalui promosi yang kreatif dan etis, belajar menyusun target melalui Goal Setting, serta mengelola sumber daya melalui Organizing. Kemampuan Collaborate dan Communicative juga semakin terasah karena seluruh kegiatan dilakukan melalui kerja sama dan komunikasi yang efektif.


Melalui Al Muslim Student Fair, SD Al Muslim membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, dan keterampilan hidup siswa. Kegiatan KED menjadi langkah nyata dalam menyiapkan generasi muda yang mandiri, inovatif, percaya diri, serta mampu melihat peluang usaha di tengah perkembangan zaman.(Yanti)