Liputan5news.com - Gresik. Tim SAR Gabungan menemukan Muslich (37), seorang penumpang Kapal Dharma Ferry VII asal Nganjuk yang dilaporkan terjatuh ke laut di alur pelayaran Gresik. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, korban ditemukan pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 10.25 WIB. Lokasi penemuan berada sekitar 4,61 mil laut dari titik awal korban dilaporkan jatuh ke laut.
“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di perairan sekitar perairan Gresik setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari,” kata Nanang.
Setelah ditemukan, jenazah korban kemudian dievakuasi ke darat dan dibawa ke RS Ibnu Sina Gresik untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (2/3/2026) sore. Dalam laporan tersebut disebutkan seorang penumpang terjatuh ke laut saat kapal berada di sekitar perairan antara buoy 15 hingga buoy 17 di alur pelayaran Surabaya - Gresik.
Mengetahui kejadian tersebut, kru kapal bersama pihak terkait segera melakukan pencarian awal di sekitar lokasi korban diduga jatuh. Namun korban belum ditemukan sehingga operasi pencarian dilanjutkan dengan melibatkan tim SAR gabungan.
Dalam operasi SAR ini, Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan satu tim KN SAR Widura untuk melakukan pencarian menggunakan Sea Rider. Tim melakukan penyisiran di area perairan sekitar titik kejadian.
Selama operasi pencarian, tim SAR juga berkoordinasi dengan para nelayan yang berada di sekitar lokasi. Petugas menanyakan kemungkinan adanya tanda-tanda keberadaan korban di perairan tersebut.
Selain itu, informasi mengenai kejadian orang jatuh ke laut juga disampaikan kepada kapal-kapal yang melintas di alur pelayaran Surabaya agar segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Keberhasilan operasi SAR ini merupakan hasil kerja sama dari sejumlah unsur SAR, diantaranya tim Kantor SAR Kelas A Surabaya, Satpolairud, Pos AL Gresik, KSOP Utama Tanjung Perak, KPLP Tanjung Perak, VTS Surabaya, nelayan setempat, serta unsur SAR lainnya. (Yanti)

