Liputan5news.com - Sidoarjo. Sidoarjo. Ulama Said Aqil Siradj mengingatkan umat Islam untuk memanfaatkan sepuluh hari terakhir Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan menjaga amanah kehidupan. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana yang mendampingi Said Aqil Siradj memberikan santunan kepada ratusan anak yatim piatu dan dhuafa dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam tausiyahnya, mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama itu menjelaskan bahwa manusia merupakan makhluk yang dimuliakan oleh Allah SWT karena diberi amanah untuk mengelola bumi dan menjaga kehidupan dengan sebaik-baiknya.
“Manusia itu makhluk yang paling mulia karena diberi amanah oleh Allah untuk mengelola bumi. Amanah itu tidak diberikan kepada gunung, bumi, maupun makhluk lainnya, tetapi manusia yang menerimanya dan harus mempertanggungjawabkannya,” kata Said Aqil
Namun ia mengingatkan bahwa manusia juga bisa menjadi makhluk yang paling buruk apabila tidak mampu menjalankan amanah tersebut dengan baik. Karena itu, setiap manusia harus menjalani kehidupan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, dalam ajaran Islam terdapat dua pilar utama yang menjadi fondasi kehidupan beragama, yakni akidah dan syariat. “Syariat adalah jalan menuju Allah. Syariat tidak boleh ditambah dan tidak boleh dikurangi. Tugas kita adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana mengatakan tausiyah tersebut menjadi pengingat penting bagi para pemimpin dalam menjalankan amanah masyarakat. “Semua yang kita lakukan di muka bumi ini kelak akan kita pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. Karena itu kami ingin mendedikasikan diri sebagai pelayan masyarakat Sidoarjo dan menjaga amanah dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.(Yanti)

